Wednesday, 30 November 2022

HARI 17

    Hari ini tentang tujuan hidup dan cita-cita. Apa pentingnya cita-cita dan tujuan hidup? Dari vidio yang aku tonton, singkatnya tujuan dan cita-cita ini penting agar kita bisa memenuhi kebutuhan psikologis kita yaitu kebahagiaan. Sebenarnya dalam hidup ini kita perlu sebuah tujuan. Tujuan itu kita identikkan dengan hidup dalam kebahagiaan -yang tentunya definisi kebahagiaan setiap orang berbeda-beda. Dan kebahagiaan itulah yang terus kita kejar. Tanpa tujuan hidup, kita akan merasa hampa. Tak tahu sebenarnya kita sedang berjalan kemana. https://www.youtube.com/watch?v=-Z2gIXkOd2s

    Sementara itu bagaimana cara mencari cita-cita itu? bagaimana kita tahu apa bakat kita? Apa yang kita cita-citakan? Semua dimulai dari refrensi. Semakin banyak kita mengenal hal yang menarik, kita akan semakin banyak mengenal orang-orang yang berjalan di berbagai arah. Pelajari, dan temukan apa sesuatu yang paling menyenangkan yang dapat kita lakukan. Itulah pasion kita sesungguhnya. Pada dasarnya bakat seseorang itu muncul dan berkembang pun karena belajar. Temukan bahwa bakat itu adalah sesuatu yang akan sangat bermanfaat. Cari banyak kesempatan-kesempatan yang akan menuntun kita ke arah sana. Hal yang penting tentu saja belajar dan berlatih. https://www.youtube.com/watch?v=odNpD5YsVmI

    Sebenarnya ini tambahanku saja. Kalau kita sudah menemukan pasion kita, untuk apa kita belajar hal diluar itu? Belajar hal yang lain pun sama bergunanya dengan berlatih di satu bidang. Ia akan menambah wawasan, pandangan kita. Kita akan punya pandangan yang luas tentang dunia sehingga membuat kita menjadi pribadi yang lebih rendah hati, percaya diri, dan bertanggung jawab. 



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 8 : AMBIL SEPULUH LANGKAH TANTANGAN MENTAL
Halaman awal hingga terakhir membaca : 246-254

    Hari ini tentang evaluasi. Maksudnya tentang pandangan kita terhadap sesuatu. Ketika kita menghadapi suatu hal bagaimana itu akan mempengaruhi kesimpulan kita terhadap sesuatu. Ketika ada suatu maslah sebaiknya kita kenal dulu apa yang sedang terjadi pada kita. Buat pertanyaan-pertanyan yang luas tentang kejadian tersebut. Jawab satu-satu pertanyaan-pertanyaan tersebut, baru buat kesimpulan yang jelas dengan segala informasi yang sudah kita dapatkan. Bukan hanya meloncat pada kesimpulannya. 

    Seperti saat kita mendengar ungkapan bahwa seseorang yang meninggikan suara artinya seseorang itu membenci kita. Hal itu membuat seseorang mencoba untuk berbicara semanis mungkin agar tidak terlihat seakan sedang membenci. Padahal itu tak selalu benar. Ungkapan seperti itu sama saja meloncat pada kesimpulan.

    Seperti saat kita juga punya niat untuk belajar namun malah menjadi surut karena masalah harus menyiapkan berbagai hal sebelum belajar. Buku, alat tulis, dan hal lain yang menunjang belajar. Begitupun dengan kerumitan membuat jadwal. Mana dulu yang harus dipelajari? PR? Pelajaran untuk besok? evaluasi hari ini? atau mempelajari apa yang jadi minatku terlebih dahulu. Hal itu langsung membuat kita berpikir belajar sama dengan hal yang rumit. Padahal sebenarnya jika kita ubah kesimpulan itu, kita bisa menjadi lebih baik dalam memandang belajar. 

    Bagaimana jika mengubah pandangan belajar itu dengan pandangan yang sama dengan berlibur? Berlibur pun sama dengan belajar. Butuh banyak persiapan. Namun karena kita memandang liburan itu menyenangkan, segala persiapan itu akan kita anggap ringan. Begitu pun dengan belajar. Jika kita menganggapnya menyenangkan, segala persiapan akan kita anggap mudah.

    Begitu pentingnya sebuah kesimpulan. Begitu pun ketika berhadapan dengan pilihan-pilihan besar. Jika kita memprosesnya terlebih dahulu, kita akan melihat kebenaran dalam banyak hal. Saat kita dihadapkan pada keluhan-keluhan dalam hidup pun bergantung pada bagaimana cara kita memandangnya. Ketika kita memandangnya buruk, itu pun yang akan kita rasakan. Namun jika kita memandangnya baik, kita pun akan merasa senang dalam mengerjakannya.

    Bagaimana kita bisa melakukannya? Semua itu sudah dibahas dalam bab-bab sebelumnya. Yah, sebenarnya dari bab sebelumnya hingga hari ini hanya mengulas kembali cara-cara yang sudah dipelajari selama beberapa hari ke belakang.  


TOMAT 



Jepit Bunga : 16 cm
Jepit Biasa : 15,5 cm


Daunnya yang paling bawah mulai layu. Si Jepit Biru sudah kehilangan kedua daun pertamanya. Sementara Si Jepit Biasa salah satu daun di tangkain pertamanya patah. Daun keduanya kini sudah mulai rusak. Daun baru harus mulai menggantikan mereka. 

AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, sopan, disiplin, menjadi pendengar yang baik, berpemikiran terbuka, menerima kelebihan dan kekuranganku, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Tujuan hidup itu penting agar kita bisa memiliki semangat dalam menjalani hidup. 



























Tuesday, 29 November 2022

HARI 16

    Kalau jujur, aku belajar sesuai mood. Tapi biasanya juga aku jarang punya mood untuk belajar. Tapi aku dapat kemampuan gaya belajar Kinetik. Ini merupakan gaya belajar yang melibatkan praktik. Belajar memerlukan sebuah pengalaman yang berkesan di dalamnya. Begitu yang tertulis disana. Menurutku itu menarik. Membantu sekali supaya aku bisa memandang belajar menjadi lebih menarik. https://akupintar.id/tes-gaya-belajar/-/vak/hasil-tes/132968324

    Yah belajar memang memerlukan suatu kesabaran dan ketekunan. Aku merupakan orang yang mudah bosan. Jadi kesimpulannya tentu saja aku harus sabar. Di buku yang aku baca, halamannya sudah sampai ke bab Mengambil sepuluh hari tantangan mental. Ini juga memerlukan ketekunan. Perubahan yang dimulai hanya satu hari saja tak mengubah apapun. Itulah kenapa perubahan baru dalam hidup kita pun perlu dibiasakan. 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 8 : AMBIL SEPULUH LANGKAH TANTANGAN MENTAL
Halaman awal hingga terakhir membaca : 223-245 
 
    Mudahnya ini adalah tentang membuat sebuah kebiasaan baru dengan tehknik sepuluh hari dikerjakan. Cara yang sangat umum dilakukan orang-orang jika ingin berubah. Atau ini memang satu-satunya cara? Melakukannya pun sangat mudah. Pertama kita buat daftar kegiatanb baru yang ingin dan dapat kita lakukan dalam jangka waktu yang lama. Lalu buat juga daftar hal-hal yang ingin dihilangkan dalam hidup kita. Kemudian kita praktikkan kegiatan itu selama sepuluh hari kedepan dan rasakan perbedaannya.

    Sebenarnya itu tak semudah kedengarannya. Kegiatan ini memerlukan orang-orang yang benar-benar ingin berubah. Yang benar-benar melakukan cara apapun agar dapat menjadi seseorang yang benar-benar baik. Akan ada banyak godaan untuk berhenti. Emosi akan mempermaikan kita. Orang-orang di sekitar kita pun akan meragukan kita. Jika kita tak percaya diri dan fokus pada apa yang kita lakukan, kita benar-benar akan dihancurkan oleh mereka semua. 

    Kita perlu meruntuhkan emosi negatif itu dengan hal-hal yang sudah kita pelajari selama ini. Membangun kata-kata positif, menggoyahkan emosi negatif, tekan dengan hal-hal positif yang bisa kita lakukan selama sepuluh hari kedepan. Bangun kepercayaan dengan cara yang sama. Pertanyakan apa yang menjadi afirmasi kita selama ini, yakinkan bahwa yang kita lakukan benar. Minta orang-orang di sekitar kita mendukung. Jika tidak ada yang mau, percaya pada diri sendiri. Segera lakukan, sehingga tidak ada kesempatan bagi kita untuk mendengar godaan-godaan lain.

    Hal yang akan sangat mungkin terjadi adalah kita akan merasa puas dengan hanya melakukannya selama sepuluh hari. Lalu muncul pertanyaan seperti "apakah aku boleh kembali ke masa lalu?"  Padahal, bagi mereka yang benar-benar tulus ingin berubah, hal yang sudah mereka biasakan selama sepuluh hari akan terus menjadi kebiasaan yang tak bisa dihentikan. Sementara masa lalu mereka akan mereka anggap sesuatu yang tak boleh diulang. Buatlah kebiasaan itu menjadi sesuatu yang membuat ketagihan. Sehingga kita menjadi terbiasa dengan kehidupan itu.

TOMAT


Jepit Bunga : 16 cm
Jepit Biasa : 15,5 cm

    Daunnya sudah jadi lebih besar lagi. Aku senang mengetahuinya. Kuharap mereka terus bertumbuh. Oh ya, daun pertama mereka salah satunya sudah jatuh. Memang kita perlu melepaskan sesuatu setiap kita bertumbuh. Kita akan menerima sesuatu yang baru, tapi juga akan melepaskan sesuatu yang lama. 

AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, sopan, disiplin, menjadi pendengar yang baik, berpemikiran terbuka, menerima kelebihan dan kekuranganku, dan tenang menghadapi situasi.

REFLEKSI

    Aku senang akhirnya aku mengenal gaya belajarku. Karena kalau terus-terusan aku membaca buku saja atau mendengarkan saja semua tak akan masuk kedalam kepalaku. Setidaknya sekarang aku tahu aku harus apa supaya pelajar bisa terus masuk ke dalam kepalaku.

Monday, 28 November 2022

HARI 15


    Aku dapat karakter ENFP-T . Tapi sepertinya karakter ini belum terlalu berkembang dalam diriku. Aku bukan orang yang sering bersosialisasi. Lebih banyak menghabiskan waktu dirumah daripada diluar. Meski sebenarnya aku tak masalah saja jika bicara di depan orang banyak atau berteman. Aku memang dapat energi dari orang-orang di sekitarku. Tapi aku tak begitu membawa pengaruh pada mereka. Aku juga senang sendirian. Namun ENFP biasanya orang yang penuh ide. 

    Omong-omong tentang ENFP aku tak tahu kalau di tes yang lain bagaimana. Tapi kalau di ENFP mereka dapat menggunakan keingintahuan dan imajinasi mereka yang tak terbatas untuk mendorong diri mereka maju dalam hampir semua profesi. Kepribadian ini lebih cocok untuk berkarir di bidang yang sesuai dengan bakat mereka. Dengar, ini yang aku baca oke. Tak ada ketentuan karir apa yang paling cocok denganku. Tapi kalau tak ada ketentuan begini memang sebaiknya melakukan apa yang aku suka saja. Atau aku buat rencana-rencana baru jika yang satu tidak terlaksana. Aku harus bisa. https://www.16personalities.com/enfp-strengths-and-weaknesses



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 7 : BAGAIMANA MENGGUNAKAN SINYAL-SINYAL TINDAKAN ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 213-222


    Apa harus tulisan yang panjang panjang lagi?  Sebenarnya disisni aku tidak menemukan sesuatu yang harus kutulis sangat panjang. Intinya sih tentang kekuatan emosi. Jika sebelumnya kita dikenalkan dengan emosi-emosi yang mengartikan tindakan, sekarang kita dikenalkan pada kekuatan emosi.

    Ini adalah kekuatan yang dapat membuat apa yang kita katakan dan lakukan benar-benar diterima masyarakat. Yaitu adalah cinta, rasa syukur, keingintahuan, gairah atau semangat, ketetapan hati atau keyakinan, perilaku fleksibel, kepercayaan diri, keceriaan, kebugaran atau kesehatan fisik, dan kontribusi. Aku jelaskan saja yang kira-kira membingungkan.

    Ketetapan hati berarti kita perlu memiliki keyakinan yang kuat seperti yang pernah kutulis di salah satu postingan. Keceriaan bukan berarti kita perlu tersenyum setiap saat. Keceriaan berarti kita bisa menerima apa yang sedang terjadi melihatnya dari kacamata positif. Sehingga yang akan kita katakan atau lakukan pun dapat membahagiakan orang lain. Kontribusi berarti kita perlu untuk ikut serta dalam kehidupan. Kita akan dapat merasakan hidup yang bahagia jika kita membantu orang lain bukan? 


TOMAT


Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5 cm

    Ahk! kenapa saat semuanya sedang bersenang-senang aku malah sedang menulis sendirian disini? Pokoknya ini masih baik-baik saja. Aku ingin cepat-cepat main dengan yang lain. 


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, erpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengen dalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, sopan, disiplin, menjadi pendengar yang baik, menerima kelibihan dan kekuranganku, berpemikiran terbuka, menjadai pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Lucunya, afirmasi yang kutulis sampai hari ini sedikit banyak cocok dengan tes kepribadian itu. Sudah ya, aku mau main.

Sunday, 27 November 2022

HARI 14

    Baiklah, aku tidak melakukan sesuatu yang luar biasa. Belakangan aku mencoba melakukan sesuatu yang tak biasa kulakukan. Seperti melanggar prinsip-prinsip lamaku. Bicara pada orang asing, menyapa terlebih dahulu, atau menyisir rambut kapanpun ada kesempatan. Bukan prinsipkah lebih tepatnya? Kalau begitu batasan. Batasan-batasan yang dulu aku buat yang kupikir adalah untuk bertahan hingga sekarang. Pada akhirnya itu hanyalah egoku sendiri. Hal-hal yang aku lakukan adalah hal yang sederhana untuk membuktikan bahwa aku salah waktu itu.



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 7 : BAGAIMANA MENGGUNAKAN SINYAL-SINYAL TINDAKAN ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 201 - 210

 

    Jadi ada yang dinamakan sinyal tindakan. Ini adalah sebuah kata lain dari perasaan-perasaan negatif. Karena sebenarnya perasaan negatif adalah sinyal dari dalam hati kita untuk segera melakukan sebuah tindakan. Dan sinyal-sinyal itu adalah rasa gelisah, khawatir, kehilangan, kemarahan, putus asa, kekecewaan, rasa bersalah, rasa ketidakmampuan, lelah, dan kesepian. Mereka semua punya cara penyelesaiannya masing-masing. Untuk langkah pertama, tentu kita harus mengenal apa yang membuat kita merasakan perasaan-perasaan tersebut. Kejadian apa yang membuatnya begitu? 

    Sinyal kegelisahan menandakan bahwa dalam persepsi kita, terdapat situasi yang membuat kita tidak nyaman. Kita bisa mencoba mengatasinya dengan mengubah pandangan kita tentang situasi tersebut. kekhawatiran dan perasaan ketidakmampuan tentang suatu kondisi dapat kita atasi dengan berpikir apa yang paling bisa kita persiapkan saat ini. Setelahnya, kita bisa merefleksikan bahwa kita perlu lebih bersiap dalam situasi tersebut.

    Rasa kehilangan, terabaikan, dan terkucilkan tanpa dasar biasanya hanyalah ilusi. Misalnya seseorang yang buru-buru meninggalkan kita saat kita masih bicara. Belum tentu ia membenci kita. Atasi itu dengan segera berkomunikasi dengan pelaku yang membuat kita merasa kehilangan untuk mengklarifikasi apakah mereka benar-benar mengacuhkan kita. 

    Perasaan marah biasanya dapat sinyal bahwa standar terpenting kita sedang dilanggar. Baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Begitupun dengan rasa bersalah. Tentu saja cara mengatasinya adalah mengakui apa yang sedang terjadi. Akui apa yang menjadi emosi kita. Akui bahwa kita bisa salah. Belajar dari persepsi orang lain. Mungkin orang lain pun tak sadar apa yang mereka lakukan. Lalu utarakan emosi tersebut seelegan mungkin. Bukan dengan cara yang kasar supaya orang lain pun mengetahui apa yang kita rasakan tanpa berpikiran hal yang lain.

    Putus asa datang dari perasaan bahwa saat ini kita belum mengalami kemajuan. Namun masih memiliki kesempatan untuk mengubahnya. Kita perlu mangatasinya dengan belajar dari orang lain yang kita kagumi dan berhasil mengatasi rasa putus asa tersebut. Kekecewaan mengartikan bahwa kita perlu untuk mengubah harapan kita. Kita tak bisa berlarut-larut dalam kekecewaan dan putus asa. Karena itu tak akan mengubah apapun dalam hidup kita. 

    Kadang kita merasa lelah. Saat itu kita perlu untuk istirahat sejenak. Istirahat disini berarti kita perlu merefleksikan arah mana dulu yang harus kita prioritaskan untuk dijalankan. Kita perlu menangani hal paling sederhana yang bisa kita lakukan. Sementara rasa kesepian berarti menandakan kita masih perlu hubungan yang dekat dengan orang lain. 

    Semua masalah memiliki jalan keluarnya sendiri-sendiri. Itulah yang sebenarnya terjadi.


TOMAT 


Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5 cm

    Semangat bertumbuh tomat. 


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhatai-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, menerima kelebihan dan kekuaranganku, sopan, disiplin, menjadi pendengar yang baik, dan berpemikiran terbuka.


REFLEKSI

    Pokoknya hari ini menarik.

Saturday, 26 November 2022

HARI 13

    Introvert. Aku biasa menggambarkan diriku seperti itu. Katanya kepribadian itu bisa berubah. Dari yang introvert menjadi seorang ekstrovert. Dari yang pemarah menjadi orang yang sabar. Semua itu tergantung situasi, atau perubahan apapun yang mereka dapatkan. Ada juga yang bilang bahwa seseorang tak seratus persen ekstrovert, seratus persen introvert, sabar, atau pemarah. Semuanya lagi lagi sesuai situasi. Aku berpikir hal yang sama. Meskipun aku menggambarkan diriku seorang introvert, aku kadang merasa tak sepenuhnya begitu. Aku membutuhkan perhatian orang lain, butuh perhatian, dan butuh mengungkapkan apa yang aku rasakan. Tapi aku memang lebih sering memilih diam daripada bicara. Tapi ini tak ada hubungannya dengan apa yang aku baca.



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 7 : BAGAIMANA MENGGUNAKAN SINYAL-SINYAL TINDAKAN ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 191 - 200

 

    Semuanya berawal dari emosi. Emosi itu alami. Yang sebenarnya membuat kita terluka adalah tindakan kita. Bagaimana cara kita menyikapi emosi tersebut dan bagaimana mengungkapkannya pada orang lain. 

    Kita perlu alasan untuk membuatnya lebih baik. Dan ada banyak cara untuk mengubah emosi negatif menjadi lebih positif. ada yang mencoba dengan memendamnya, ada yang mencoba untuk melampiaskannya, ada yang mencoba untuk membandingkannya. Tapi semua itu tak akan mengubah apapun di sekitar kita. Kita hanya bisa mengubah perasaan yang ada di dalam diri sendiri. 

    Hal terbaik yaitu mengenali emosi kita saat itu. Apakah kita marah? atau sedih? atau kecewa? Setelah itu pertanyakan apa yang sebenarnya ingin kita rasakan. Kemudian pertanyakan apa hal yang harus diyakini untuk bisa mengatasi perasan itu. Dengan kita mengenalnya, kita akan isa mengendalikan juga tindakan selanjutnya dalam situasi tersebut. Atasi dengan segera. Karena ada yang bilang, sebaiknya bunuh saja perasaan jahat itu saat masih kecil. Jangan menunggu sampai ia sudah menumpuk di dalam diri kita. Menunggu untuk meledak. Percaya bahwa kita bisa melakukannya.


TOMAT


Jepit Bunga : 15,5 cm

Jepit Biasa : 15 cm

    Ada yang aneh. Tanamannya seakan tidak bertumbuh. Ukurannya tetap sama. Jangan-jangan aku salah ukur waktu itu. 

AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhatai-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, menerima kelebihan dan kekuaranganku, sopan, disiplin dan menjadi pendengar yang baik.

REFLEKSI

    Apa ya? aku tidak tahu. Hari ini aku benar-benar bermalas-malasan seharian. Mungkin ini saja. Aku tidak selalu introvert.

 

Friday, 25 November 2022

HARI 12

    Ini adalah hari ke dua belas, dan 12 adalah angka keskukaanku tanpa alasan yang jelas. Aku suka angka genap dibanding ganjil. Tak ada alasan yang cukup kuat untuk menjelaskan mengapa aku menyukainya. Tiba-tiba saja muncul suatu keyakinan bahwa angka genap adalah angka yang bagus. Sementara itu, angka ganjil merupakan angka yang luar biasa. Seperti tiba-tiba terbersit saja bahwa angka 12 merupakan angka keberuntungan, dan angka 21 merupakan angka yang penuh kejutan. Sementara angka 2 berarti biasa saja, dan angka 3 merupakan angka yang penuh misteri. Masih banyak lagi yang lain. Pokoknya aku yakin hari ini merupakan hari yang membawa keberuntungan. Aku tak memercayai mitos, tapi aku hanya mau meyakinkan diriku sendiri bahwa setiap hari merupakan hari yang istimewa. Ah, aku hanya berpikir itu menarik saja. Bukan masalah serius yang perlu dibahas. Hanya rasanya itu membentuk sesuatu saja. Lebih baik kita kembali saja ke pembahasan kan? 

    Apa aku harus menceritakan hari ini? Kegiatan Sit In ke kampus STIPRAM ini harus kubahas? Aku hanya menemukan bahwa aku harus menghargai mereka yang belajar dan bekerja di bidang itu. Bagaimanapun, melayani jutaan umat manusia di muka bumi ini hanya demi kesenangan mereka saja merupakan hal yang sulit. Setiap orang punya keinginan berbeda, trend berubah, kondisi alam dan manusia pun ikut berubah. Tentu saja sektor pariwisata harus menyesuaikan diri dengan segala situasi. Itulah yang tidak mudah. Yang aku kagumi dan aku hargai hari ini adalah bahwa mereka berusaha sangat keras hanya untuk mayani anak-anak sekolah seperti kami. Yah, aku tahu sih ada hal-hal istimewa tentang "hanya murida-murid sekolah" disini. Tapi usaha mereka yang memberikan kenyamanan yang sangat ekstra ini membuatku sangat menghormati mereka yang belajar dan bekerja di bidang ini. Oke, sebenarnya hanya ada satu kalimat untuk kunjungan hari ini. Orang-orang yang belajar dan bekerja di bidang ini merupakan orang-orang yang hebat dan luar biasa. Yang aku inginkan adalah untuk bekerja setulus itu.



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 6 : KOSAKATA KESUKSESAN
Halaman awal hingga terakhir membaca : 171 - 181


    Inti dari ini adalah perumpamaan. Perumpamaan dapat membuat bahwa suatu hal yang sepele menjadi berlebihan atau bahkan tidak ada hubungannya dengan topik awal. Misal ada kejadian bahwa "dia membuatku marah" namun dengan perumpamaan dibuat menjadi "ia menusukku dari belakang.".  Perumpamaan tidak digunakan untuk menggambarkan hal yang sesungguhnya terjadi. Namun untuk menggambarkan pengalaman itu terlihat seperti sesuatu yang lain.

    Perumpamaan digunakan untuk memahami sesuatu yang awalnya tidak kita pahami. Sebagai contoh ketika ada seorang yang bertanya "bagaimana caranya mencari kesuksesan, dan kita menjawab "kesuksesan itu seperti sebuah sebuah biji tomat yang tumbuh dan berbuah", itulah yang disebut dengan perumpamaan. kata kuncinya adalah "seperti" atau "seumpama" Mungkin orang-orang di sekitarku sudah sangat mengerti tentang perumpamaan. Itu merupakan kisah yang sangat panjang. Kami sering mendengarnya dan memang itu merupakan hal yang sama dengan yang aku tulis saat ini.

    Apa manfaat perumpamaan ini bagi kehidupan hari ini. Ini sangat berguna untuk menjawab "apa makna hidup bagimu?" atau "apa makna belajar bagimu?" Jika seringnya kita sulit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, lain kali, gunakan perumpamaan. Misalnya "bagiku, kehidupan seperti sebuah ujian." artinya kita menggambarkan hidup kita merupakan saat-saat menegangkan dimana kita tak pernah tahu apakah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kita benar atau salah. Atau "bagiku, belajar itu seperti permainan." artinya kita menggambarkan belajar itu merupakan sesuatu yang mengasyikkan.

    Perumpamaan dapat menjadi identitas dari cara pandang kita terhadap sesuatu. Dapat mengokohkan prinsip kita terhadap suatu hal. Biasanya kita akan terpengaruh untuk memercayai itu. Karena perumpamaan merupakan suatu cara yang mudah untuk menggambarkan sesuatu yang tak bisa kita mengerti. Sehingga apa yang awalnya kita tak percayai menjadi terdengar masuk akal. 


TOMAT 


Jepit Bunga : 15,5 cm
Jepit Biasa : 15 cm

    Jadi, masih sama seperti biasanya lagi. Biasanya kehidupan itu memang membosankan untuk dilihat. Rutinitas yang itu-itu saja. Bagaimana caranya membuat satu hari menjadi tampak menarik? Agak terdengar konyol memang. Tapi mengelompokkan hari-hari menjadi hari keberuntungan dan hari luar biasa pernah aku lakukan. Untuk beberapa saat itu menjadi menarik. Karena kita terus menunggu dan berharap pada apa keberuntungan yang akan menunggu hari ini? Dan setiap hari haruslah mendapatkannya. Waktu itu aku terus mencari-cari makna dari satu hari yang telah aku lalui sehingga aku tidak menyesal setiap akhir dari hari ini. Sampai sekarang pun aku melakukannya. Aku tau dan menganggap diriku, hidupku berbeda dengan orang lain. Jadi aku ingin berada dalam keistimewaan itu.


AFIRMASI

    Afirmasi kali ini sebenarnya aku menuliskannya secara tidak yakin. Tapi aku hanya ingin mencobanya saja. Jujur saja aku tak berharap lebih pada ini. 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhatai-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, menerima kelebihan dan kekuaranganku, sopan, dan disiplin.

REFLEKSI

    Sepertinya semua yang ingin aku katakan sudah aku tulis diatas. Jadi seperti biasa aku selalu membuat kesimpulan saja dari semuanya. Hargai setiap pekerjaan. Gunakan perumpamaan untuk menggambarkan apa yang kita rasakan. Bagaimana cara kalian semua memaknai satu hari? Aku cukup menghargai apa yang kupunya saat ini.


Thursday, 24 November 2022

HARI 11

    Pokoknya hari ini tentang pekerjaan. Aku tahu pekerjaan itu penting. Untuk menghasilkan uang, dan untuk makan. Apalagi jika yang pekerjaan tersebut sesuai minat kita. Itu dapat membuat kita bahagia. Tapi apakah tujuan hidup ini harus selalu ke arah pekerjaan? Apakah akhir dari semua ilmu yang dipelajari adalah pekerjaan yang sesuai minat kita? Bagaimana dengan sebuah tujuan hidup yang tidak menghasilkan uang tapi memberikan manfaat bagi banyak orang? Aku lebih menyukai kegiatan hari pertama. Aku lebih setuju dengan perkataan bahwa tujuan hidup kita adalah kebahagiaan untuk membantu sesama. 

    Ah iya. ini kan tentang pengalaman alumni. Benar, tak ada yang salah dengan cerita mereka. Mungkin aku hanya lebih tertarik dengan hari pertama daripada hari kedua. Maksudku, semua akan terasa lebih memuaskan jika melihat orang lain bahagia. Hal yang aku sukai hari ini adalah ungkapan "ketika ingin membuka usaha, lihatlah apa yang diperlukan orang disampingmu." Yah itu sih. Tidak ada yang salah tentang hari ini. Tidak ada yang salah dengan kisah mereka. Aku hanya memaknainya berbeda.



    Yang aku suka dengan buku ini adalah karena buku ini membahas bagaimana cara melatih emosi dan cara pandang kita terhadap suatu hal. Sehingga pembaca pun bahkan dapat mengenal hal yang paling dianggap remeh oleh mereka. Ada pemikiran-pemikiran yang mempertanyakan hal yang sama dengan yang ada di buku tapi sering kali diabaikan karena dianggap sebagai hal yang tidak penting atau omong kosong saja. Buku ini membawa kita untuk memikirkan kembali pertanyaan-pertanyaan yang sempat terlupakan. Oh, baik. kita bahas saja topik kali ini

Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 6 : KOSAKATA KESUKSESAN
Halaman awal hingga terakhir membaca : 159 - 170

    Jadi hal pertama yang menarik adalah tentang kosakata. Bahwa kosakata pun dapat mempengaruhi kita baik secara negatif maupun positif. Kata adalah bagaimana cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya. Sementara komunikasi adalah bagaimana cara manusia menggambarkan perasaannya. Apapun yang ingin diungkapkan manusia dirangkai dalam kata-kata. 

    Kata-kata kitalah yang menggambarkan apa yang kita rasakan. Secara tidak sadar malahan, satu kata saja dapat membuat kita merasakan perasaan yang berbeda dengan orang lain meski dalam kondisi yang sama dengan orang lain. Contohnya ketika dihadapkan pada kasus bencana alam. Seseorang yang mengatakan kata 'marah' akan benar-benar merasakan perasaan itu dalam dirinya. begitu pun ketika ia mengatakan 'sedih' pada korban bencana alam. Ia pun akan merasakan perasaan yang sama. Dan jika ia mengatakan 'biasa saja' pada berita tersebut. ia pun akan merasa biasa saja.

    Sebuah kosakata pun dapat membuat suatu perasaan menjadi hal yang jauh berbeda dengan apa yang kita pikirkan sebelumnya. Contohnya, ketika seseorang berdiri di atas panggung, di hadapan banyak orang untuk berpidato. Ketika ia mengatakan pada dirinya bahwa jantung yang berdebar dan keringat dingin merupakan perasaan "Tak sabar" dan "mendebarkan" alih-alih "takut" dan "gugup" ia akan merasa lebih percaya diri karena di dalam kepalanya, ia sudah mengatakan bahwa yang ia rasakan adalah perasaan tidak sabar ingin segera menunjukan apa yang ia persiapkan.

    Intinya disini adalah, kita dapat mengubah cara pandang kita dan orang lain terhadap sesuatu hanya dengan kata-kata. Kita dapat mengurangi rasa kekecewaan kita terhadap seseorang dengan berpikir "aku dan dia tidak sejalan" alih-alih berpikir "dia mengecewakan". Begitu pun ketika kita berpikir "ia mengatakan sesuatu yang luar biasa" daripada mengatakan "ia berkata omong kosong." Otak kita akan secara ajaib menyangkutkan kata-kata luar biasa dengan suatu kondisi tidak masuk akal. 

    Hal yang perlu menjadi bekal agar kita bisa melakukan trik ini adalah dengan memperbanyak kosakata. semakin banyak kosakata yang kita tahu, akan semakin mudah bagi kita untuk mengekspresikan perasaa kita. Sama seperti ketika kita merasa kurang tepat mengatak seorang wanita dengan kata "cantik" tapi lebih memuaskan saat mengatakan "indah" atau "mengagumkan". Tentu saja kita melakukan hal-hal ini supaya kita dapat merasakan kebahagiaan yang lebih besar dan mengurangi rasa sakit sebanyak mungkin.


TOMAT


Jepit Bunga ; 15,5

Jepit Biasa : 15

    Masih sama seperti sebelumnya. Dan aku masih kagum dengan batangnya yang sekarang lebih kuat dibanding beberapa hari sebelumnya. Matahari dan air memang berguna untuknya. Daunnya juga lebih tebal dan hijau. Aku senang. Itu saja sih. Oh, abaikan saja jam di sebelahnya. Itu jam yang rusak.


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, menerima kelebihan dan kekuranganku, serta sopan.


REFLEKSI

    Kurasa yang aku tulis disini harus yang positif saja. Jadi menurutku tujuan hidup jika memang mengarah pada pekerjaan akan lebih bernilai jika digunakan untuk kesejahteraan orang di sekitar kita. Kata-katamu adalah harimaumu. Itu cocok sekali dengan buku bacaanku hari ini. Harimau karena bisa melukai melukai, dan harimau karena dapat menyuarakan kekuatan.




Wednesday, 23 November 2022

HARI 10

    Hari ini sangat menarik. Banyak poin yang bisa diambil dari kegiatan hari ini. Oh, maksudku kegiatan disini yaitu kegiatan Sit In dan Berdikari yang akan dilakukan selama 3 hari di sekolah. Untuk hari pertama acaranya yaitu membahas tentang Ensiklik Laborem Exercens. Tentang bagaimana kita memandang sebuah pekerjaan. Bahwa nilai bekerja adalah bahwa ia ada untuk manusia dan pribaadi setiap manusia lah yang memilihnya. Selain kita bekerja agar kita bisa hidup, manusia pun hidup untuk membantu orang lain. Pekerjaan pun ada karena manusia ingin membantu sesamanya. Jadi tak mungkin manusia hidup tanpa pekerjaan. Selain itu juga membahas tentang bagaimana kita dapat memilih pekerjaan yang dapat membuat hidup kita bahagia. Tak perlu sesuai anggapan banyak orang bahwa untuk bahagia perlu uang banyak, pekerjaan bagus, dan pendidikan tinggi. Kita hidup bahagia karena kita memiliki kasih sayang, kerendahan hati, dan rasa syukur baik dari orang lain maupun dari diri sendiri. Tanpa ketiganya, uang banyak pun tak akan bisa membuat kita menjadi lebih bahagia.

    Namun bagiku. Tiga unsur tadi lebih tepat jika kita sendiri lah yang mulai untuk menyayangi orang lain, rendah hati, dan bersyukur. Jika bukan dari diri kita sendiri pun, seberapa banyak kita mendapatkan kasih sayang, pengakuan dan penghargaan orang lain, kita tak akan bisa merasakannya.



Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 5 : MENDAPATKAN KEAHLIAN UNTUK BERUBAH
Halaman awal hingga terakhir membaca : 136-151

    Sebuah pengulangan kebiasaan menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk berubah. Karakter kita dibentuk dari kebiasaan sehari-hari kita. Itu berlaku pada karakter yang positif dan negatif. Kita dapat berubah dengan membiasakan diri kita pada hal baru yang ingin kita biasakan. 

    Untuk memulai perubahan itu kita perlu untuk 'menggores' kebiasaan lama yang buruk sehingga membuat kita tidak menyukainya lagi. Seperti membuat hukuman bagi kita jika berbuat buruk. Contohnya ketika kita ingin menghilangkan kebiasaan buruk menunda. Kita belajar bahwa jika kita menunda kita akan diburu-buru dalam mengerjakannya, sehingga membuat kita berpikir menunda hanya akan membuat kita lelah dalam mengerjakannya. 

    Kita juga bisa membuat alternatif lain untuk menghilangkan kebiasaan buruk. Contohnya seperti penundaan tadi. kita dapa membuat alternatif untuk mengerjakan sesuatu sesegera mungkin. Setelah kita berhasil dalam mengerjakan kebiasaan baik, kita perlu memberi hadiah bagi diri sendiri. Misalnya ketika kita sudah menyelesaikan tugas, kita bisa memberikan hadiah berupa istirahat sambil memakan camilan kesukaan.

    Namun hadiah juga dapat membuat kita ketergantungan. membuat kita merasa jika sudah melakukan satu hal, kita pantas mendapat hadiah. Cara untuk mengatasi itu adalah, dengan memberi penyempitan syarat dalam pemberian hadiah pada diri kita. Contohnya, setelah terbiasa dengan satu tugas dan satu hadiah, buat diri kita mengerjakan dua tugas baru dapat hadiah lagi. Begitu pun seterusnya, jauhkan terus hadiah tersebut sehingga kita bisa terbiasa dengan satu tugas yang ingin kita biasakan. 

    Kita belajar agar kita tahu apa yang baik dan buruk bagi diri kita. Namun sekedar teori pun tak dapat mengubah kita. Kita perlu membuat seluruh tubuh kita mengikuti teori itu. Caranya adalah dengan terus mempraktikan dan mengulang apa yang telah kita pelajari. Berikan pengalaman buruk pada kebiasaan buruk, dan berikan imbalan bagi kebiasaan baik. Sehingga kita berubah bukan hanya sekedar karena pengetahuan kita namun karena kita terbiasa.


TOMAT


Jepit Bunga : 15,5

Jepit Biasa : 15

    Subur sama seperti biasanya. Banyak daun baru yang terus bertumbuh. Sangat mengagumkan bahwa sekarang bisa tumbuh setinggi ini. Ia tumbuh baik dengan sendirinya. Meski begitu, aku yakin, saat kedua tanaman ini sudah tumbuh lebih besar, perawatannya pun akan semakin sulit. Akan semakin banyak hal yang menjadi musuh tanaman ini. Akan semakin sulit untuk membuatnya bisa berbuah dengan baik. 


AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati hati membuat pilihan, berpikir sebelum bertindak, menghargai orang lain, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriaman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, dan menerima kelebihan dan kekuranganku.


REFLEKSI

    Kesuksesan dapat diraih dengan membuat orang lain juga sukses. Manusialah subjek dari pekerjaan. Sehingga kita tidak bisa dikendalikan dengan pekerjaan kita. Hal yang membuat kita berubah adalah terbiasa. Lakukan semuanya untuk Tuhan.



Tuesday, 22 November 2022

HARI 9

    Biasanya aku menganggap diriku tidak berguna dan bermasalah. Jadi sekarang aku akan berpikir bahwa setidaknya aku tidak bermasalah. Kalau dipikir-pikir semua masalahnya -kalau tidak dihitung dengan faktor eksternal- berawal dari menganggap diriku bermasalah. Pokoknya mau itu benar atau salah, aku tak mau memikirkannya lagi. Aku ingin mencoba berpikir positif tentang diriku. 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 4 : MENDAPATKAN KEAHLIAN UNTUK BERUBAH
Halaman awal hingga terakhir membaca : 127-136

 

    Hal paling jelas yang aku tangkap disini adalah kalau mau berubah, kita tidak bisa bergantung pada orang lain. Seseorang berubah pertama-tama karena keinginan mereka sendirilah yang mau berubah, bukan karena orang lain berhasil mengubahnya. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana kita bisa secara konsisten mempertahankan perubahan kita? 

    Banyak orang yang akan lebih menghargai perubahan kita jika kita berubah sedikit demi sedikit. Perubahan yang lambat. Dan ketika ada orang yang sedikit sedikit merubah sesuatu dalam dirinya, ia akan dibilang plin-plan dan tidak punya pendirian. Padahal sebenarnya jika kita mengabaikan apa kata mereka, kita akan dengan lebih mudah mencari siapa diri kita sebenarnya. Manusia dapat membuat masalah dengan cepat dan dengan segera dapat menyelesaikannya dengan cepat. Kita pun dapat memperkokoh jati diri kita jika kita lebih sering melakukan banyak hal yang ingin dicoba daripada terus mengikuti kata orang.

    Perubahan itu pun sifatnya sementara. Seseorang bisa tidak merokok dan hidup sehat karena ilmu pengetahuan mengatakan bahwa rokok dapat membunuh. Akal budi mengendalikan tindakan kita. Namun manusia tak bisa lepas dari hasrat mereka untuk merasakan kepuasan. Rasa penasaran akan rokok tetap akan ada dalam dirinya. Mereka yang berkata seorang guru telah gagal mengubahnya menjadi orang baik sesungguhnya adalah orang-orang yang mengikuti hasrat untuk memenuhi kepuasan mereka tanpa bisa mengendalikannya dengan akal budi. Begitu pun sebaliknya, sebaik apapun manusia mengendalikan diri dengan akal budi, hasrat untuk merasa puas itu tetap ada. Sehingga membuat kita tak bisa lepas dari kebiasaan-kebiasaan buruk kita. 

    Namun tentu ada cara untuk mengakali hal itu juga. Hal yang membuat kita tak bisa lepas dari kebiasaan buruk adalah karena kita menghubungkan kebiasaan itu dengan kenyamanan. Meski secara tidak sadar, kita telah menghubungkan suatu kebiasaan dengan kondisi nyaman. Jika kita mengubah hal yang sudah menjadi kebiasaan kita, itu akan menimbulkan rasa tidak nyaman. 

    Justru itu yang membuat kita bisa berubah. Kita perlu menghubungkan kebiasaan lama dengan rasa tidak nyaman. Seperti contoh, seorang yang suka mendengarkan satu lagu dapat dibuat tidak pernah mendengarnya lagi jika lagu tersebut 'dirusak'. Entah dirusak lirik, nada atau alat rekamannya. Sama seperti jika sebuah pabrik coklat menambahkan garam pada coklat mereka, kita mungkin akan merasa kecewa dengan produk coklat itu dan tak akan pernah membeli coklat buatan pabrik itu lagi. 

    Jika kita membuat kebiasaan lama kita menjadi suatu yang tidak nyaman, secara otomatis kita akan mulai meninggalkan kebiasaan tersebut. Seperti contoh, kita memasang alarm supaya kita dapat bangun pagi. Alarm tersebut tak akan berhenti berbunyi sampai kita mematikannya. Fokuslah pada manfaanya, maka kita akan terbangun dan tak mungkin dapat tertidur lagi. Otak kita sudah menghubungkan antara pilihan tetap tidur dengan alarm yang terus berbunyi, sehingga menghasilkan keinginan bagi kita untuk segera bangun dan mematikan bunyi itu. Alhasil kita bangun lebih pagi dari biasanya. 

    Jika secara konsisten kita menghubungkan antara kebiasaan buruk dengan hal yang buruk, kita akan meninggalkan kebiasaan itu. Jika kita menghubungkan kebiasaan baik dengan hal yang baik maka kita pun juga akan terus mengejarnya. Karena kita akan terus mengejar kepuasan setelah melakukan hal baik tersebut.


TOMAT


Jepit Bunga : 15,5 cm

Jepit Biasa : 15 m

    Kapan sebaiknya aku memindahkannya ke pot yang lebih besar? Omong-omong, yang kemarin aku bialang bahwa tomatnya terlihat layu itu benar. Sekarang di mataku ia terlihat lebih segar kembali. Batangnya mungkin sudah mulai cukup kuat untuk menahan angin kecil. Aku pun harus lebih percaya pada kemampuannya.


AFIRMASI

    Aku manusaia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, dan selalu bermimpi.


REFLEKSI

    Aku akan mencoba berpikir lebih positif. Omong-omog buku yang aku baca ternyata lebih cocok dengan keinginanku daripada kekhawatiranku. 



Monday, 21 November 2022

HARI 8

    Sebenarnya hanya ada satu kalimat yang paling penting untuk postingan kali ini. Semua pembahasan tentang Pertanyaan sudah dibahas di postingan sebelumnya. Intinya tentang seberapa penting arti dari sebuah pertanyaan. Di sini, yang akan dibahas adalah tentang bagaimana cara kita bertanya. Karena jika kita tidak tepat dalam menentukan setiap kata, pertanyaan tersebut hanya akan mengarah pada jawaban atau kesimpulan yang negatif.

    Ah iya. hal yang menarik dari yang aku baca hari ini, yaitu kita tidak mungkin benar-benar bisa mengubah seseorang. Seseorang berubah karena keinginan mereka sendiri untuk berubah. Kita hanya orang yang membantunya untuk berubah. Oleh karena itu, karena kita tidak mungkin benar-benar bisa mengubah orang lain, kita lah yang harus berubah. Cara pikir kita, tindakan kita, dan sikap kita pada orang lain. Jangan pernah mau hidup, niat dan perasaan pribadi kita dikendalikan orang lain. Kita lah yang menentukan akan jadi seperti apa diri kita.

    Mungkin semua bisa dimulai dengan sebuah cita-cita, mimpi, dan tujuan yang ingin kita raih dalam hidup kita. Bagiku sendiri pun, hal baik yang mungkin sangat berguna bagi diriku adalah bahwa aku selalu bermimpi. Memiliki gambaran yang sangat indah tentang bagaimana jika aku dapat mewujudkan mimpi itu di masa depan. Namun usahaku yang sangat kurang itulah yang membuat mimpi itu akan sangat sulit dicapai. Aku harus membuat afirmasi tentang mimpi itu besok. Hari ini aku sudah terlanjur membuat yang lain.

Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 4 : PERTANYAAN ADALAH JAWABAN
Halaman awal hingga terakhir membaca : 109-121


    Carilah maka akan mendapat. Itu adalah suatu hal yang hanya bisa dilakukan mahkluk hidup yang punya tujuan. Secara unik, manusia dapat fokus pada satu hal meski di sekitarnya merupakan hal yang menarik. Itulah yang sebenarnya perlu kita cari. Apa yang benar-benar ingin kita dapatkan? sesuatu itu haruslah menjadi hal yang penting dan bermanfaat bagi hidup kita. Jika kita hanya fokus pada hal buruk dalam hidup kita, kita akan menemukan jawaban yang buruk juga disana. Namun jika kita mencari dan fokus pada hal yang menantang dan menggairahkan untuk kita capai, kita akan bergerak kearah sana. 

     Kita tak akan menemukan jawaban jika hanya bertanya "apa yang membuat saya bahagia?" atau "Apakah saya akan sukses di masa depan?" Kita perlu bertanya dengan jawaban yang dapat kita jawab sekarang, saat ini juga. Jawaban yang dapat kita segera pertanggungjawabkan hari ini. Kita perlu menambahkan kata "dapat" di setiap pertanyaan kita. Misal "Apa yang DAPAT membuat saya bahagia HARI INI?" Dengan begitu kita dapat segera menemukan jawabannya saat itu juga,. Karena kita tahu dengan jelas apa yang dapat membuat kita bahagia hari ini. Sama seperti seorang song writer yang akan segera menulis sebuah nada atau lirik ketika ia menemukan sebuah ide dimanapun kapanpun itu.

    Contoh lain seperti "Apa yang DAPAT saya lakukan HARI INI yang dapat membuat saya lebih pintar di pelajaran matematika semester depan?" Kita dapat segera menemukan jawabannya dan segera mengerjakan jawaban itu karena kita tahu persis kita perlu untuk menjadi orang yang pintar matematika.

    Sesuatu yang tak kalah penting adalah refleksi. Bagaimana cara membuat refleksi? Tentu semua akan dimulai lagi dari sebuah pertanyaan. Ini adalah sebuah kalimat pertanyaan yang paling berkesan dari halaman-halaman yang aku baca hari ini. "Apa pelajaran yang didapat hari ini?" Sebuah refleksi menjadi penting karena ia akan membantu kita dalam menghargai usaha-usaha yang kita lakukan pada satu hari, satu minggu, bulan, atau tahun yang telah kita lewati. Dengan begitu kita bisa sadar, bahwa semua yang kita lakukan sungguh berharga dan membawa perubahan yang berarti bagi hidup kita. Satu hari pun tak akan dipenuhi dengan  penyesalan karena kita telah menerima sebuah hasil yang penting bagi kita. Kita akan terbiasa untuk berpikir "benar, jika tidak dilakukan hari ini, tak akan ada perubahan padaku hari ini." 

    Sebuah pertanyaan sederhana seperti "Apa yang kamu pelajari hari ini." akan sangat membantu kita dalam menghargai setiap usaha kita dan membawa kebahagian bagi kita hari itu. 


TOMAT


Jepit Bunga : 14,5 cm

Jepit Biasa : 13,4 cm

    Hari ini aku lupa menaruhnya di luar ruangan. Kupikir hari ini akan hujan deras seperti hari-hari sebelumnya. Namun ternyata tak ada apapun yang terjadi. Langitnya cerah-cerah saja. Meski mungkin terlihat biasa saja, tapi bagiku, tanaman itu jadi tampak sedikit layu. Sepertinya ini cocok dengan yang kubahas di postinganku beberapa hari yang lalu, terlalu membatasi diri tak akan membuat kita berkembang. Malah kita perlu jatuh untuk bisa mengerti sesuatu. 

AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, dan berbakat

REFLEKSI

    Hal yang sudah akun pelajari hari ini adalah bahwa jika kita tak bisa mengubah orang lain, kitalah yang harus berubah. Aku punya cita-cita yang sebaiknya wujudkan mulai hari ini.





Sunday, 20 November 2022

HARI 7

    Hari ini tidak ada yang menarik untuk diceritakan. Dari tiga hari yang lalu aku hanya menulis kesimpulan dari yang aku baca di buku. Hari ini di buku membahas tentang pertanyaan. seberapa penting pertanyaan dapat berpengaruh pada kita? 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 4 : PERTANYAAN ADALAH JAWABAN
Halaman awal hingga terakhir membaca : 91-108

    kesimpulan untuk hari ini cukup singkat, namun mungkin dapat berarti besar. Sebuah pertanyaan bukan hanya berguna bagi orang-orang yang sudah sukses. Pertanyaan pun dapat berguna bagi kebahagiaan kita. 

    Ketika kita membuat sebuah pertanyaan yang benar-benar ingin kita jawab, otak kita secara otomatis akan terus memikirkannya hingga kita mendapat jawabannya. Oleh karena itulah, terdapat ungkapan yang mengatakan, setiap pertanyaan pasti ada jawabannya.

    Seringkali kita merasa gagal karena terlalu sering mempertanyakan hal-hal buruk seperti "mengapa saya selalu membawa kekacauan?' atau "bagaimana jika diluar sana ada orang yang lebih baik dari saya?' Secara otomatis otak kita pun akan menjawab sesuai suasana hati kita tersebut. Sehingga membuat jawaban yang juga mengecewakan.

    Daripada mempertanyakan hal yang akan selalu membawa ke kesimpulan yang negatif, lebih baik membuat membuat pertanyaan yang lebih positif seperti ""Bagaimana supaya saya dapat lebih bermanfaat bagi orang lain?" dan "apa yang harus saya siapkan supaya dapat menjadi yang terbaik?" membuat pertanyaan yang memberikan sebuah jawaban solusi. Bukan hanya kesimpulan menyakitkan. Kita perlu tumbuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang positif bagi kita.

    Ada perbedaan antara afirmasi dengan pertanyaan. Bagaimana keduanya dapat membawa pengaruh bagi hidup kita. Hanya dengan sebuah afirmasi bahwa "saya bahagia." mungkin dapat membawa senyum pada hari-hari kita mengucapkannya. Namun tidak membawa sebuah makna berarti sebagaimana kita mempertanyakan "apa yang dapat membuat saya bahagia hari ini?" Pertanyaan seperti itu akan lebih membuat kita menyadari alasan sesungguhnya dari setiap afirmasi. Dan dengan begitu Afirmasi yang kita ucapkan akan bertahan lama akibat keyakinan dari jawaban yang kita dapat.

TOMAT 



Jepit Bunga : 14,5 cm
Jepit Biasa : 13,4 cm

    Hari ini pohon tomatnya tumbuh miring karena ditaruh di tempat yang terkena banyak sinar matahari. Pohon ini tumbuh dengan terus mencari sumber cahaya tersebut. Belum lagi karena angin yang menerpa saat siang tadi. Pokoknya pohon itu terus tumbuh ke arah tujuan mereka, bahkan meski tujuan tersebut sering berubah tempat. 

AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, mencintai diri sendiri, dan bahagia.

KESIMPULAN

    Sebelum kita mengafirmasi diri sendiri, kita perlu mempertanyakan solusi bagaimana supaya bisa mencapai afirmasi tersebut. Pertanyaan itu penting.