Pokoknya hari ini tentang pekerjaan. Aku tahu pekerjaan itu penting. Untuk menghasilkan uang, dan untuk makan. Apalagi jika yang pekerjaan tersebut sesuai minat kita. Itu dapat membuat kita bahagia. Tapi apakah tujuan hidup ini harus selalu ke arah pekerjaan? Apakah akhir dari semua ilmu yang dipelajari adalah pekerjaan yang sesuai minat kita? Bagaimana dengan sebuah tujuan hidup yang tidak menghasilkan uang tapi memberikan manfaat bagi banyak orang? Aku lebih menyukai kegiatan hari pertama. Aku lebih setuju dengan perkataan bahwa tujuan hidup kita adalah kebahagiaan untuk membantu sesama.
Ah iya. ini kan tentang pengalaman alumni. Benar, tak ada yang salah dengan cerita mereka. Mungkin aku hanya lebih tertarik dengan hari pertama daripada hari kedua. Maksudku, semua akan terasa lebih memuaskan jika melihat orang lain bahagia. Hal yang aku sukai hari ini adalah ungkapan "ketika ingin membuka usaha, lihatlah apa yang diperlukan orang disampingmu." Yah itu sih. Tidak ada yang salah tentang hari ini. Tidak ada yang salah dengan kisah mereka. Aku hanya memaknainya berbeda.
Yang aku suka dengan buku ini adalah karena buku ini membahas bagaimana cara melatih emosi dan cara pandang kita terhadap suatu hal. Sehingga pembaca pun bahkan dapat mengenal hal yang paling dianggap remeh oleh mereka. Ada pemikiran-pemikiran yang mempertanyakan hal yang sama dengan yang ada di buku tapi sering kali diabaikan karena dianggap sebagai hal yang tidak penting atau omong kosong saja. Buku ini membawa kita untuk memikirkan kembali pertanyaan-pertanyaan yang sempat terlupakan. Oh, baik. kita bahas saja topik kali ini
Judul : GIANT STEPS
Penulis : Anthony RobbinsPenerbit: PT. Ufuk Publishing House
Bab 6 : KOSAKATA KESUKSESANHalaman awal hingga terakhir membaca : 159 - 170
Jadi hal pertama yang menarik adalah tentang kosakata. Bahwa kosakata pun dapat mempengaruhi kita baik secara negatif maupun positif. Kata adalah bagaimana cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya. Sementara komunikasi adalah bagaimana cara manusia menggambarkan perasaannya. Apapun yang ingin diungkapkan manusia dirangkai dalam kata-kata.
Kata-kata kitalah yang menggambarkan apa yang kita rasakan. Secara tidak sadar malahan, satu kata saja dapat membuat kita merasakan perasaan yang berbeda dengan orang lain meski dalam kondisi yang sama dengan orang lain. Contohnya ketika dihadapkan pada kasus bencana alam. Seseorang yang mengatakan kata 'marah' akan benar-benar merasakan perasaan itu dalam dirinya. begitu pun ketika ia mengatakan 'sedih' pada korban bencana alam. Ia pun akan merasakan perasaan yang sama. Dan jika ia mengatakan 'biasa saja' pada berita tersebut. ia pun akan merasa biasa saja.
Sebuah kosakata pun dapat membuat suatu perasaan menjadi hal yang jauh berbeda dengan apa yang kita pikirkan sebelumnya. Contohnya, ketika seseorang berdiri di atas panggung, di hadapan banyak orang untuk berpidato. Ketika ia mengatakan pada dirinya bahwa jantung yang berdebar dan keringat dingin merupakan perasaan "Tak sabar" dan "mendebarkan" alih-alih "takut" dan "gugup" ia akan merasa lebih percaya diri karena di dalam kepalanya, ia sudah mengatakan bahwa yang ia rasakan adalah perasaan tidak sabar ingin segera menunjukan apa yang ia persiapkan.
Intinya disini adalah, kita dapat mengubah cara pandang kita dan orang lain terhadap sesuatu hanya dengan kata-kata. Kita dapat mengurangi rasa kekecewaan kita terhadap seseorang dengan berpikir "aku dan dia tidak sejalan" alih-alih berpikir "dia mengecewakan". Begitu pun ketika kita berpikir "ia mengatakan sesuatu yang luar biasa" daripada mengatakan "ia berkata omong kosong." Otak kita akan secara ajaib menyangkutkan kata-kata luar biasa dengan suatu kondisi tidak masuk akal.
Hal yang perlu menjadi bekal agar kita bisa melakukan trik ini adalah dengan memperbanyak kosakata. semakin banyak kosakata yang kita tahu, akan semakin mudah bagi kita untuk mengekspresikan perasaa kita. Sama seperti ketika kita merasa kurang tepat mengatak seorang wanita dengan kata "cantik" tapi lebih memuaskan saat mengatakan "indah" atau "mengagumkan". Tentu saja kita melakukan hal-hal ini supaya kita dapat merasakan kebahagiaan yang lebih besar dan mengurangi rasa sakit sebanyak mungkin.
TOMAT
Jepit Bunga ; 15,5
Jepit Biasa : 15
Masih sama seperti sebelumnya. Dan aku masih kagum dengan batangnya yang sekarang lebih kuat dibanding beberapa hari sebelumnya. Matahari dan air memang berguna untuknya. Daunnya juga lebih tebal dan hijau. Aku senang. Itu saja sih. Oh, abaikan saja jam di sebelahnya. Itu jam yang rusak.
AFIRMASI
Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, menerima kelebihan dan kekuranganku, serta sopan.
REFLEKSI
Kurasa yang aku tulis disini harus yang positif saja. Jadi menurutku tujuan hidup jika memang mengarah pada pekerjaan akan lebih bernilai jika digunakan untuk kesejahteraan orang di sekitar kita. Kata-katamu adalah harimaumu. Itu cocok sekali dengan buku bacaanku hari ini. Harimau karena bisa melukai melukai, dan harimau karena dapat menyuarakan kekuatan.


No comments:
Post a Comment