Hari ini sangat menarik. Banyak poin yang bisa diambil dari kegiatan hari ini. Oh, maksudku kegiatan disini yaitu kegiatan Sit In dan Berdikari yang akan dilakukan selama 3 hari di sekolah. Untuk hari pertama acaranya yaitu membahas tentang Ensiklik Laborem Exercens. Tentang bagaimana kita memandang sebuah pekerjaan. Bahwa nilai bekerja adalah bahwa ia ada untuk manusia dan pribaadi setiap manusia lah yang memilihnya. Selain kita bekerja agar kita bisa hidup, manusia pun hidup untuk membantu orang lain. Pekerjaan pun ada karena manusia ingin membantu sesamanya. Jadi tak mungkin manusia hidup tanpa pekerjaan. Selain itu juga membahas tentang bagaimana kita dapat memilih pekerjaan yang dapat membuat hidup kita bahagia. Tak perlu sesuai anggapan banyak orang bahwa untuk bahagia perlu uang banyak, pekerjaan bagus, dan pendidikan tinggi. Kita hidup bahagia karena kita memiliki kasih sayang, kerendahan hati, dan rasa syukur baik dari orang lain maupun dari diri sendiri. Tanpa ketiganya, uang banyak pun tak akan bisa membuat kita menjadi lebih bahagia.
Namun bagiku. Tiga unsur tadi lebih tepat jika kita sendiri lah yang mulai untuk menyayangi orang lain, rendah hati, dan bersyukur. Jika bukan dari diri kita sendiri pun, seberapa banyak kita mendapatkan kasih sayang, pengakuan dan penghargaan orang lain, kita tak akan bisa merasakannya.
Judul : GIANT STEPS
Penulis : Anthony RobbinsPenerbit: PT. Ufuk Publishing House
Bab 5 : MENDAPATKAN KEAHLIAN UNTUK BERUBAHHalaman awal hingga terakhir membaca : 136-151
Sebuah pengulangan kebiasaan menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk berubah. Karakter kita dibentuk dari kebiasaan sehari-hari kita. Itu berlaku pada karakter yang positif dan negatif. Kita dapat berubah dengan membiasakan diri kita pada hal baru yang ingin kita biasakan.
Untuk memulai perubahan itu kita perlu untuk 'menggores' kebiasaan lama yang buruk sehingga membuat kita tidak menyukainya lagi. Seperti membuat hukuman bagi kita jika berbuat buruk. Contohnya ketika kita ingin menghilangkan kebiasaan buruk menunda. Kita belajar bahwa jika kita menunda kita akan diburu-buru dalam mengerjakannya, sehingga membuat kita berpikir menunda hanya akan membuat kita lelah dalam mengerjakannya.
Kita juga bisa membuat alternatif lain untuk menghilangkan kebiasaan buruk. Contohnya seperti penundaan tadi. kita dapa membuat alternatif untuk mengerjakan sesuatu sesegera mungkin. Setelah kita berhasil dalam mengerjakan kebiasaan baik, kita perlu memberi hadiah bagi diri sendiri. Misalnya ketika kita sudah menyelesaikan tugas, kita bisa memberikan hadiah berupa istirahat sambil memakan camilan kesukaan.
Namun hadiah juga dapat membuat kita ketergantungan. membuat kita merasa jika sudah melakukan satu hal, kita pantas mendapat hadiah. Cara untuk mengatasi itu adalah, dengan memberi penyempitan syarat dalam pemberian hadiah pada diri kita. Contohnya, setelah terbiasa dengan satu tugas dan satu hadiah, buat diri kita mengerjakan dua tugas baru dapat hadiah lagi. Begitu pun seterusnya, jauhkan terus hadiah tersebut sehingga kita bisa terbiasa dengan satu tugas yang ingin kita biasakan.
Kita belajar agar kita tahu apa yang baik dan buruk bagi diri kita. Namun sekedar teori pun tak dapat mengubah kita. Kita perlu membuat seluruh tubuh kita mengikuti teori itu. Caranya adalah dengan terus mempraktikan dan mengulang apa yang telah kita pelajari. Berikan pengalaman buruk pada kebiasaan buruk, dan berikan imbalan bagi kebiasaan baik. Sehingga kita berubah bukan hanya sekedar karena pengetahuan kita namun karena kita terbiasa.
TOMAT
Jepit Bunga : 15,5
Jepit Biasa : 15
Subur sama seperti biasanya. Banyak daun baru yang terus bertumbuh. Sangat mengagumkan bahwa sekarang bisa tumbuh setinggi ini. Ia tumbuh baik dengan sendirinya. Meski begitu, aku yakin, saat kedua tanaman ini sudah tumbuh lebih besar, perawatannya pun akan semakin sulit. Akan semakin banyak hal yang menjadi musuh tanaman ini. Akan semakin sulit untuk membuatnya bisa berbuah dengan baik.
AFIRMASI
Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati hati membuat pilihan, berpikir sebelum bertindak, menghargai orang lain, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriaman, tegas, mencintai diri sendiri, bahagia, berbakat, selalu bermimpi, dan menerima kelebihan dan kekuranganku.
REFLEKSI
Kesuksesan dapat diraih dengan membuat orang lain juga sukses. Manusialah subjek dari pekerjaan. Sehingga kita tidak bisa dikendalikan dengan pekerjaan kita. Hal yang membuat kita berubah adalah terbiasa. Lakukan semuanya untuk Tuhan.


No comments:
Post a Comment