Wednesday, 14 December 2022

HARI 24

     Tentang rekoleksi kemarin. Hal yang aku dapat adalah tentang identitas, cita-cita, tujuan hidup dan menerima kelebihan kekurangan. Berarti seharusnya hari itu kami semua sudah harus mengerti tujuan hidup kami. Hmm...apa yang harus aku refleksikan? Begini saja pribadi. Itu terdiri dari fisik kita, dan identitas kita. Identitas yang banyak orang tahu terdiri dari nama, umur, tempat tinggat, tanggal lahir, dan foto diri kita. Tapi sebenarnya, identitas lebih dari itu. Identitas juga berarti siapa diri kita. Identitas berarti juga termasuk pertanyaan mengapa kita hidup? mengapa kita berbuat sesuatu? seperti apa diri kita di mata orang lain? bagaimana kita memandang diri sendiri? dan mau seperti apa kita? 

    Tujuan hidup atau cita-cita banyak menimbulkan pertanyaan seperti apa idealnya cita-cita tersebut. Tapi sepertinya hari itu kami tidak membahasnya. Hal tentang cita-cita itu menyangkut pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang bisa kita lakukan? untuk apa kita melakukan itu? untuk siapa kita melakukan itu? sampai sejauh mana kita ingin mengembangkannya? dan bagaimana cara supaya kita bisa hidup di dalamnya? Tentunya seperti biasa aku menemukan pertanyaan-pertanyaan baru setelah acara terebut selesai. Aku tak mengerti kenapa selalu begitu. Pertanyaannya yang diawal paragraf ini. Seperti apa cita-cita yang ideal tersebut? Sebenarnya aku sudah dapat jawaban untuk diriku sendiri. Aku hanya ingin tahu bagaimana dengan pandangan orang lain.

    Sementara kalau membahas tentang kelemahan dan kelebihan tentunya penyataan baruku adalah bahwa kelemahan dan kelebihan itu akan selalu berubah. Selama...kita sadar dan ingin memperbaikinya. Selama kita berubah itu pun segala kekurangan kita bisa berubah menjadi kelebihan dan kelebihan pun bisa jadi kekurangan. Selama kita hidup, kita selalu berubah. Pada akhirnya kita tak bisa selalu menjustifikasi diri kita baik atau selalu buruk. Begitu pun dengan pandangan orang lain. Ada yang menganggap apa yang kita lakukan baik dan ada pula yang menganggap apa yang kita lakukan tidak baik. Itu juga hanya bergantung pada seberapa kuat kelompok atau masyarakat tersebut menjatuhkan atau menguatkan kita. Kita lah yang harus menentukan seberapa berharga diri kita di mata diri sendiri. Biar orang lain yang menentukan seberapa nilai kita di mata mereka.

    Apa kubilang.  Aku paling tertarik dengan materi terakhir.



Judul : LANGKAH RAKSASA 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Rumah Penerbitan Ufuk

Bab 12 : KARUNIA UTAMA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 535-377


    Tentang pahlawan. Seperti apa pahlawan yang kita bayangkan? Pahlawan yang biasa kita bayangkan mungkin adalah orang-orang yang sudah berjasa besar bagi dunia. Orang yang terkenal karena kebaikan-kebaikan mereka. Baik itu pahlawan dunia maupun pahlawan-pahlawan di sekitar kita. 

    Kadang atau mungkin sering kita membayangkan akan sulit bagi kita untuk menjadi seperti mereka. Bagaimana mungkin kita bisa seperti mereka yang terlihat bersinar? Sementara diri kita sendiri terus merasa kurang. Kita tak sama dengan mereka, artinya kita tak bisa seperti mereka. Meskipun kita banyak menyangkal pernyataan tersebut, dalam hati terdalam kita pasti merasakan ketidakyakinan yang sama seperti itu. Kita selalu bertanya-tanya "akan seperti apa kita nanti?" sementara sekarang kita tak melakukan apapun untuk mencapai angan-angan itu. 

    Bagaimana cara menjadi pahlawan? Pertama kita harus tahu terlebih dahulu mana yang kita inginkan. Apakah kita ingin menjadi seorang yang ingin menolong sebanyak mungkin orang? atau kita sebenarnya hanya ingin diakui sebanyak mungkin orang? Yah, bagaimanapun banyak orang yang bahkan tak bisa memulainya karena rasa malu. Ketakutan akan bagaimana reaksi mereka? Bagaimana jika kita diejek? Bagaimana jika yang kita lakukan salah? 

    Pada akhirnya untuk meulai semuanya kita harus menembus semua ketakutan itu. Tak peduli dengan apa yang kita atau orang lain pikirkan, selama kita merasa apa yang kita lakukan benar, lakukanlah. Kritikan dan pendapat akan datang, saat itulah kita perlu belajar dari apa yang kita mulai. Mencoba untuk tetap fokus dan terus memperbaiki diri.

    Menjadi pahlawan bukan tentang bagaimana tanggapan orang, atau bagaimana supaya disukai banyak orang. Menjadi pahlawan adalah tentang niatnya. Kita bisa menjadi pahlawan untuk satu orang sementara banyak orang menganggapnya tidak demikian atau sebaliknya. Kemana kita ingin menjadi pahlawan? Karena bahkan hanya dengan membuang sampah pada tempatnya, mengingatkan orang orang memakai masker, memberi tempat duduk untuk lansia, menghormari orangtua, atau bahkan mencoba untuk tetap hidup dengan baik saja sudah dianggap pahlawan. Kemana kita ingin menjadi berarti? 


TOMAT


Jepit Bunga : 17 cm
Jepit Biasa : 16,5 cm

    Sepertinya belakangan ini aku salah mengukur tingginya. Tapi yasudah lah. Daunnya sekarang mulai berbentuk normal lagi. Sudah kuduga ia tak akan mati semudah itu. Bahkan kalau aku tahu ia terlepas dari potnya aku akan tetap menaruhnya kembali ke tempatnya sampai aku yakin kalau tanaman itu tak akan bernafas lagi.

AFIRMASI

  Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.

REFLEKSI

    Jadi seharusnya aku menulis refleksi tentang rekoleksi itu disini. Tapi aku lebih suka menuliskannya diatas karena....apa ya? aku hanya suka membuat intro dalam sebuah tulisan saja. Apa itu namannya intro? Pokoknya begitulah. Aku punya satu pertanyaan dan satu pernyataan yang aku lebih suka jika jawabannya secara objektif. Pertanyaannya adalah tentang harus sampai sejauh apa hingga sebuah cita-cita dianggap sukses? Kelebihan dan kekurangan....yah pokoknya itu akan selalu berubah. Yang perlu kita lakukan adalah menyadari dan memperbaiki apa yang menurut kita kurang dan mengembangkan kelebihan kita.

Wednesday, 7 December 2022

HARI 23

     Aku tak paham apa yang dibicarakan buku ini untuk satu bab ini. Masalahnya ini menyangkut unsur-unsur kehidupan. Yang kemarin aku sebut hubungan itu sebenarnya betulan pasangan di dalam buku ini. 
Aku hanya mencoba menerjemahkannya jika hubungan itu adalah hubungan secara umum antar manusia. Lalu selain tentang hubungan juga tentang kesehatan, lalu yang kini aku baca adalah tentang keuangan. Aku bahkan tidak mencoba memahami setiap kalimat di buku ini tentang keuangan. Tapi mari kita selesaikan saja karena aku harus menuliskannya.


Judul : LANGKAH RAKSASA 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Rumah Penerbitan Ufuk

Bab 11 : MENYATUKAN SEMUANYA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 340 - 352

    Jadi sekarang tentang uang. Setelah aku pikir lagi, sepertinya ini tidak akan terlalu rumit. Tentang bagaimana menghasilkan uang, menjaga finansial, menguasai keuangan, serta mengapa banyak orang kesulitan di dalamnya. 

    Jadi ada alasan mengapa banyak orang kesulitan dalam menciptakan kekayaan. Itu karena mereka selalu menaruh perasaan di dalam uang. Banyak orang yang juga menyebutnya kurang bersyukur. Tapi aku lebih suka ungkapan pertama. Merasa bahwa untuk bisa kaya maka harus terlalu bekerja keras. Banyak yang kurang mensykuri apa yang mereka punya saat ini. Banyak yang pada akhirnya akan mengambil keuntungan orang lain karena itu. Sehingga mereka akan menilai diri mereka buruk karena uang. Merasa bahwa ia tak bisa menggunakan uang itu sehingga membutuhkan orang lain untuk mengatur keuangan tersebut.

     Hal yang harus diperhatikan agar bisa berhasil dengan kekayaan adalah kemampuan untuk menghasilkan uang, penguasaan finansial, meningkatkan kekayaan, melindunginya, dan menikmatinya. Diperlukan keahlian dalam bidang kerja supaya kita bekerja bukan hanya berakhir lelah namun juga karena mampu menjadi profesional di bidang kerja kita. Dengan membuat kita menjadi bernilai dalam suatu bidang, orang-orang akan lebih menghargai kita. Menjaga kekayaan berarti mengeluarkan lebih sedikit dan menerima lebih banyak. 

    Akan lebih baik jika bisa menikmati apa yang kita miliki saat ini. Banyak orang merasa tidak puas karena tidak bisa menikmati apa yang mereka punya. Jika hanya berfokus pada hal itu, kita akan tetap merasa kurang. Nikmati apa yang dimiliki saat ini untuk hal-hal yang memang diinginkan. Sumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan begitu kita dapat merasakan bagaimana rasanya memiliki lebih dari orang lain. Dan kita merasakannya dengan menyumbangkannya. 

    Untuk memulai semua itu, kita perlu memiliki kode perilaku. Ciptakan sebuah komitmen yang akan dilakukan setiap hari. Sehingga kita hidup dalam prinsip kita setiap hari. Hal ini akan sangat membantu kita dalam bertindak.


TOMAT



Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5 cm

    Belakangan mereka jadi tumbuh dengan kondisi tangkai yang miring. Tapi masih baik-baik saja. Meski aku sebenarnya agak ragu apakah benar-benar baik-baik saja. Tapi baiklah, aku aka mencoba yakin semua baik-baik saja.


AFIRMASI 

  Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Sebenarnya aku tidak paham tentang keuangan ini. Tapi yah, setelah aku pikir-pikir mungkin itu akan berguna kedepan. Setidaknya aku masih bisa melihat blog ini lagi ke depan kan?


Monday, 5 December 2022

HARI 22

     Hari ini rekoleksi. Jujur saja aku tidak akan tertarik dengan acaranya jika bukan karena permainannya. Bukan karena acaranya tidak bagus tentu saja. Maksudku, aku hanya menemukan sedikit hal yang menarik atau bermakna bagiku. Hari ini tentu saja tentang tujuan hidup, cita-cita dan kelebihan kekurangan. Materi yang aku yakin sudah kupahami dengan pasti. Tapi tentunya ini adalah acara yang menarik bagi teman-teman yang memperhatikan. Ini tentang hal yang bahkan tak pernah kita perhatikan sebelumnya. Cita-cita, tujuan hidup, dan kelebihan kekurangan. Ini hal yang menarik kan? 

    Masalahnya belakangan ini aku sudah pernah melihat pembahasan ini dalam dua vidio, satu pertemuan dengan kelompokku, satu pertemuan lagi dengan seluruh teman dari kelas sepuluh, dan berulang kali membaca tentang ini dari buku yang aku baca. Rasanya hanya agak bosan saja hal ini terus diulang. Untungnya ada permainan-permainan dan interaksi dengan yang lain. Ini membuat suasana lebih bersahabat. Mungkin akan lebih baik kalau materi yang disampaikan pun disampaikan dengan cara yang lebih menarik lagi. Gaya bicara dan topik yang dapat menarik di kesan pertamanya saja.

    Sepertinya jika aku lanjutkan aku malah akan semakin tidak jelas dan semakin buruk dalam bicara. Sebenarnya tentu saja acara ini sangat berharga bagiku. Acara ini semakin menguatkan apa yang sudah aku yakini. Sebaiknya aku masuk saja ke bukunya.


Judul : LANGKAH RAKSASA 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Rumah Penerbitan Ufuk

Bab 11 : MENYATUKAN SEMUANYA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 321-339


    Baiklah, sebenarnya ini tentang bagaimana kita menyatukan masalah kesehatan, hubungan, dan tingkah laku dengan prinsip yang kita pegang saat ini. Jujur saja sampai terakhir aku baca aku tak menemukan hubungan yang jelas dengan semua itu. Malah buku itu sedang menjelaskan bagaimana prinsip dari ketiga unsur tersebut.

    Dimulai dari kesehatan. Apa kalian tahu tentang aerobik dan anaerobik. Tunggu apa aku benar mengejanya? Anaerobik. Oh benar. Jadi apa itu aerobik dan anaerobik. Entahlah, tapi ini ada hubungannya dengan kesehatan dan kebugaran. Aerobik adalah latihan yang membuat kita merasa kesegaran. Membuat kita merasa bahagia tanpa paksaan. Seperti saat kita senam. Kita mengeluarkan keringat namun masih dapat bernafas. Sementara kegiatan anaerobik adalah kegiatan yang ditujukan untuk melatih tubuh. Melatih kebugaran kita dalam batas tertentu. Itu adalah disiplin diri. Seperti saat kita lari jarak jauh atau dekat. Kita membuat garis yang harus kita tuju. Sementara aerobik merupakan aktivitas menyehatkan tubuh, anaerobik merupakan aktivitas yang memelahkan dengan tujuan menguji kebugaran tubuh kita. Hmm...apa benar begitu? Entahlah, itu yang aku tangkap dari bacaan hari ini. Keduanya sama-sama berguna. Namun sebaiknya terus lakukan klegiatan aerobik yang menyehatkan tubuh dan saat melakukan kegiatan anaerobik lakukan yang bermanfaat.

    Kegiatan anaerobik pun sebenarnya juga dapat menjadi kegiatan yang buruk. Sebagai contoh saat kita bermalas-malasan dan membuatnya menjadi kebiasaan. Kegiatan itu membuat kita menjadi tidak bugar. Karena definisi kegiatan itu merupakan kegiatan yang MENGUJI bukan MELATIH. Entahlah, apa aku benar mengartikannya? Sepertinya salah. Maafkan aku kalau salah. Aku benar-benar tak mengerti bab ini.

    Selanjutnya tentang bubungan. Serius, aku tak punya pemahaman mendalam maupun pengalaman yang begitu baik dengan hubungan. Sebenarnya, hubungan yang dimaksud disini tak selalu berurusan dengan romansa yang berbeda gender. Ini bisa juga dengan hubungan sesama teman, maupun dengan manusia-manusia di sekitar kita. Bagaimana cara menjaganya? Haruskah ini diulang olehku dimana diluar sana sudah banyak yang membahas itu? Tentu saja harus ada komunikasi. Ini sangat berguna dalam memperjelas hubungan seperti apa yang sedang kita alami saat ini. 

    Kedua komitmen. Kalau benar-benar ingin memiliki hubungan yang jelas dengan orang-orang di sekitar kita baik yang dekat, maupun yang tidak terlalu dekat, kita perlu komitmen untuk memperjelasnya. Pertama komitmen dengan diri sendiri, baru komunikasikan dengan orang lain. 

    Ketiga, terbuka. Di buku ini disebutkan kata cinta. Tapi aku lebih suka menyebutnya terbuka jika menyangkut hubungan secara umum. Terima dan coba mengerti apa yang diinginkan orang yang kita anggap berhubungan dengan kita. Yah, setidaknya coba untuk mengerti. Untuk selanjutnya, baru kita tentukan, apakah kita ingin  mengarahkan hubungan ini ke arah yang baik, atau buruk, atau biasa saja?

TOMAT



Jepit Biru : 16 cm
Jepit biasa : 15,5 cm

    Ini karena siang tadi hujan. Aku ada di luar rumah dan aku lupa menghubungi orang yang ada di rumah untuk membantuku menyelamatkan pohon ini. Pucuknya patah, daunnya jadi terlihat berada di posisi yang tidak tepat. Seharusnya aku lebih hati-hati.

AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpiki sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.

REFLEKSI

    Baiklah aku tidak akan terlalu terbawa emosiku. Belakan ini aku jadi terlalu percaya diri. Pokoknya aku akan mencoba lebih mengendalikan diriku sendiri.


HARI 21

Hari ini tentang siapa diri kita. Menemukan identitas merupakan hal yang sulit. Namun membentuknya merupakan hal yang lebih sulit. Ini yang coba di ceritakan oleh buku yang saya baca hingga halaman terakhir ini. 




Judul : LANGKAH RAKSASA 
Penulis : Anthony Robbins

Penerbit: PT. Rumah Penerbitan Ufuk

 

Bab 10 : KUNCI MENUJU PENINGKATAN HIDUP

Halaman awal hingga terakhir membaca : 304-320

Kita semua pasti dalam alam bawah sadar kita membentuk siapa diri kita. Meskipun secara tidak sadar, kita membentuk apa yang kuta yakini sebagai diri kita. Semua itu pasti dimulai dari pengalaman. 

Banyak hak yang membentuk diri kita sampai saat ini. Memang. Namun, jika ingin menjadi lebih dari yang sekarang. Kita harus mengubah identitas itu. 

Tambahkan hal baru ke hidup kita. Hapus batasan-batasan yang membelenggu hidup kita sampai saat ini. Bentuk keyakinan-keyakinan baru dalam diri kita sebagai batasan baru yang jelas. Yang akan menuntun kita pada kemajuan.

Seperti saat kita menganggap diri kita malas, kita akan benar-benar laki-laki

TOMAT


Jepit Biru : 17,5 cm
Jepit biasa : 17 cm

AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpiki sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.




REFLEKSI

Untuk bisa menjadi manusia yang baru, kita perlu untuk menghancurkan keyakinan lama dan membuat keyakinan baru.


Saturday, 3 December 2022

HARI 20

     Oh. Aku baru ingat namanya. Untuk kata keyakinan, pegangan hidup dan nilai itu. Namanya adalah prinsip. Jadi prinsip itu yang aku maksud sebagai pegangan kehidupan kita sepanjang hari. Kalau sekarang aku sudah sampai bab yang baru. Temanya tentang peningkatan kehidupan. Dimulai dengan pertanyaan "apa yang membuat kita berbeda dengan orang lain?" 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 10 : KUNCI MENUJU PENINGKATAN HIDUP
Halaman awal hingga terakhir membaca : 289-303

    "Apa yang membuatmu berbeda dengan orang lain?" Jawabannya adalah pengalaman. Kenapa harus pengalaman? Apa yang membuat pengalaman dapat membuat kita berbeda dengan orang lain? Ya, singkatnya karena pengalaman hidup orang-orang itu berbeda satu sama lain. Tentu saja kita akan berbeda dengan yang lain.

    Haha. Tentu saja tidak begitu menerjemahkannya. Pengalaman itu memberi sangat banyak perubahan dalam hidup kita. Seperti saat ada pengalaman anak kecil terjatuh dari sepeda. Ia akan menangis namun tidak berhenti untuk terus bergerak. Membawanya pada prinsip untuk jangan menyerah karena pengalaman naik sepeda itu. Namun dibalik pengalaman pun ada hal lain lagi yang membawa perubahan. 

    Bukan hanya sekedar pengalamannya. Namun bagaimana kita memaknai pengalaman itu. Bagaimana reaksi kita terhadap suatu pengalaman. Seperti kisah anak itu. Ia dapat menjadi orang yang tidak mudah menyerah karena ia memaknai kegagalannya saat naik sepeda itu merupakan ujian untuknya. 

    Lalu apa ada hubungannya dengan bagaimana cara kita dapat berubah karena suatu pengalaman? Ah, sebenarnya bukan kita lah yang menemukan pengalaman tersebut. Jika kita terus menunggu kapan pengalaman datang untuk mengubah kita, itu salah besar. Disini, kita lah yang harus mencari pengalaman itu. Kedatangan pengalaman untuk mengubah kita mempunyai kemungkinan terjadi yang amat kecil. Lebih baik kita segera mencarinya saja daripada menunggu.

    Dimana kita bisa menemukan pengalaman itu? dimana saja. Pengalaman tak selalu harus berwujud kejadian nyata yang dapat kita lihat, dengar, dan sentuh. Pengalaman yang dapat mengubah itu juga datang dari hal-hal imajinatif. Contohnya seperti dongeng, novel, film, puisi, maupun kisah orang lain. Bahkan hanya dengan mengimajinasikan suatu hal saja dapat membuat kita mengalami suatu 'pencerahan'.

    Itu pun masih tergantung pada persepsi kita terhadap pengalaman tersebut. Seperti yang sering aku sebutkan. Ketika kita melihat sesuatu secara buruk kita pun akan mendapatkan pengalaman yang buruk. Sebaliknya jika kita berpresepsi yang baik, bahkan pengalaman terburuk pun akan tetap terlihat baik karenanya.

    Semua pun tergantung pada diri sendiri. Jika ingin berubah, pertama, kondisikan pikiran kita supaya dapat menangkap suatu hal secara sadar.


TOMAT


Jepit Bunga : 17,5 cm

Jepit Biasa : 17 cm

    Ini betulan bertumbuh. Aku seharunya memperhatikan besarnya daun tomat ini setiap pagi. Karena setelah aku bandingkan dengan hari pertama, ini benar-benar berubah. Daunnya pun sudah bertambah banyak. Apa aku sekarang harus merasa sangat-sangat terkejut?


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpiki sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Hari ini aku punya pertanyaan yang ingin aku tanyakan. Tapi sekarang aku sudah lupa apa yang ingin aku tanyakan. Oke, lanjut saja. Sebenarnya bacaan ini kini hanya mengulang apa yang telah kita baca sebelumnya. Hanya pengaplikasiannya saja yang harus secara kreatif kita gunakan.



Friday, 2 December 2022

HARI 19

    Hari ini aku di rumah saja. Sebenarnya aku melakukan segalanya seperti biasa. Ternyata kalau satu hari itu ditambah dengan hal baru yang belum pernah atau jarang aku lakukan, hari ini dapat dilihat menjadi lebih menyenangkan. Apa aku pernah menuliskannya dari buku yang aku baca mengenai fenomena ini? Bahwa ketika kita melakukan sesuatu yang baru, kita akan merasa lebih baik. Yah, itu sedikit menyenangkan sih kalau dipikir.


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 9 : KOMPAS PRIBADI ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 273-287

     Hari ini tentang kebahagiaan. Banyak orang menghubungkan kebahagiaan dengan aturan-aturan kebahagiaan. Seperti aturan kalau ingin bahagian kita harus menyelesaikan suatu tugas. Atau aturan kita bahagia jika ada keberuntungan. 

    Sebenarnya, yang menentukan apakah itu merupakan keberuntungan, atau kesialan itu adalah diri kita sendiri. Dalam suatu peristiwa, kitalah yang menentukan apakah itu merupakan hal baik atau bukan. Dan biasanya, ketentuan suatu peristiwa itu baik atau tidak itu adalah masyarakat. Dan biasnya juga kita mengikuti aturan itu.

    Yang ingin disampaikan oleh buku ini adalah bahwa kita juga bisa membuat peraturan tentang kebahagiaan untuk diri kita sendiri. Bayangkan saja, kita sering membuat alasan untuk kita merasa sedih atau marah. Seperti kita membuat alasan/peraturan bahwa kita akan merasa sedih bila kita tidak didengar. Atau membuat alasan tidak berdasar bahwa jika hujan, maka kita akan merasa tidak baik-baik saja. Jika untuk hal yang membuat kita merasa buruk saja kita bisa membuat alasan, tentunya kita juga bisa membuat alasan sendiri untuk merasa bahagia.

    Apakah mungkin, jika kita tidak didengar kita akan merasa bahagia? Tentu. Jika kita menganggapnya merupakan kejadian yang membuat kita bahagia. Apakah mungkin jika pesta ulang tahun dapat membuat kita sedih? Tentu saja bisa jika kita menganggapnya merupakan kejadian yang menyedahkan. 

    Jadi sebenarnya, kitalah yang menentukan, apakah kita ingin merasa sedih atau bahagia di banyak situasi. Kitalah yang mengendalikan emosi kita. Kita bisa membuat diri kita merasa buruk kapanpun kita mau, dan merasa baik kapanpun kita mau. 

    Karena itu juga, jangan terlalu berharap kita akan dimaklumi orang lain, hanya berfokus pada aturan yang kita buat saja tanpa mengikuti aturan mereka. Itu adalah konsekuensi yang secara alami akan terjadi. Kita juga pelu setidaknya mengenal dan mengikuti salah satu aturan orang lain, jika kita ingi aturan kita pun diakui.


TOMAT


Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5 cm

    Tumbuh subur seperti biasa. Kalau dilihat dari sejak awal aku menanamnya, tentu banyak perbedaan besar diantaranya. Ini seperti saat aku melihat buku harianku sendiri. Maksudku, perasaannya. Melihat hal yang benar-benar berubah. 


 AFIRMASI

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, berbakat, mencintai diri sendiri, bahagia, selalu bermimpi, sopan, disiplin, berbakat, menerima kelebihan dan kekuranganku, berpemikiran terbuka, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Kalau ingin diakui oleh lain maka kendalikan perasaan sendiri. Kapan ingin menggunakan perasaan sendiri, kapan harus menghargai perasaan orang lain.

Thursday, 1 December 2022

HARI 18

     Hari ini membahas tentang evaluasi selama kami melakukan proyek P5 ini. Siapa diri kita, orang-orang di sekitar kita, keluarga. Lalu membahas tentang hal yang sudah dipelajari dua hari kemarin. Mengenal kepribadian, gaya belajar, apa itu tujuan hidup, dan cita-cita. Menyinggung bahwa banyak dari kami yang belum mengenal diri sendiri, belum mengenal tujuan kami, tidak konsisten dalam mengejar mimpi kami. Sedari itu aku langsung berpikir dalam kepalaku "tidak mungkin! itu bukan aku! astaga aku agak tersinggung kalau dibilang tak punya mimpi." Sebenarnya setelah aku pikir-pikir lagi, itu ada benarnya juga. Maksudku memang kok aku juga sering bermasalah dalam mengendalikan keseriusan mengejar mimpi ini. Dan memang dari yang aku lihat selama ini, masih banyak yang tidak mengerti tentang tujuan P5 ini. Hanya saja, aku bertanya-tanya, kenapa jadi membahas hal itu? Bagaimana dengan mereka yang sudah menjalankan P5 ini dengan sepenuh hati? Apa ada masukan untuk mereka? Hanya berpikir saja. Aku hanya bertanya saja karena memang aku penasaran. Kenapa kita jadi banyak membahas tentang kelemahan-kelemahan ini? 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 9 : KOMPAS PRIBADI ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 255-272 

    Kali ini kita membahas tentang nilai kehidupan. Apa sih istilahnya untuk 'nilai kehidupan'? Aku lupa bagaimana biasanya itu disebut. Pegangan hidup? Quotes hidup? Pokoknya sesuatu yang kita pegang sebagai nilai terpenting dalam hidup kita yang tak mudah tergoyahkan. Seperti contoh orang-orang sukses yang berpegang pada quotes "Harus bertanggung jawab agar bisa dicintai." Atau quote-quote lain yang biasa kita pakai untuk menjadi bagian dalam karakter kita. 

    Kalian pasti mengerti tentang quotes  kan? Kata-kata yang puitis nan cantik yang sering ditemui di internet. Biasanya kita akan menganggapnya 'relateble' atau mirip dengan diri kita. Itulah yang coba dibahas pada bacaanku kali ini. Hanya saja istilahnya diganti menjadi 'nilai hidup' kita. Mungkin kita juga sering mendengarnya dinamakan keyakinan atau pegangan hidup. Ini adalah salah satu unsur yang membentuk siapa diri kita. 

    Sebenarnya secara tidak sadar pasti kita akan menemukan sendiri 'quotes' itu dalam diri kita. Ini bukan aku saja yang terlalu puitis kan sehingga bisa menemukan nilai-nilai itu dalam hidupku? Baiklah, menurut pengalamanku nilai-nilai dapat berubah, dapat pula bertambah, atau terbuang, atau tergantikan dengan yang baru sebelum....entahlah, mungkin akan menjadi keyakinan kuat yang tak terbantahkan. Seperti orang yang yakin bahwa ia tak perlu mendengar perkataan orang-orang yang membencinya. Kita akan sulit untuk mengubah keyakinannya. Tapi itulah yang membuat kita menghormati karakternya. Itulah yang membuatnya terlihat berbeda dan menarik di mata kita.

    Semua itu bergantung pada bagaimana kita memaknai hidup kita selama ini. Orang yang memaknai hidupnya merupakan suatu kegagalan akan membuat pegangan bahwa semua manusia hanya ingin menjatuhkannya. Atau ia akan membuat keyakinan bahwa sejauh apapun ia berusaha akan selalu gagal. Berbeda dengan orang yang memandang hidupnya adalah suatu perjalanan menuju kesuksesan. Ia akan membuat pegangan bahwa ia akan terus berusaha bagaimanapun caranya agar bisa mencapai impiannya. Bagaimana dengan kita? apa pegangan kita yang membuat diri kita sendiri tidak mudah dipengaruhi orang lain?

    Apakah peru dijelaskan bagaimana membentuk quotes itu? Aku tidak tahu kalau itu sulit. Tapi kalau sesuai kata buku, pertama kita harus melihat apa yang menjadi suatu emosi dan kejadian yang paling kita harapkan atau yang paling membahagiakan. Apakah yang kita ingikan adalah cinta? kebebasan? atau kesuksesan? Lalu kita buat urutan dari yang paling berpengaruh pada kita saat ini, hingga yang tidak terlalu berpengaruh. Kemudian lakukan hal yang sama dengan emosi atau kejadian yang paling kita takutkan terjadi hingga yang tidak berpengaruh pada hingga yang tidak terlalu berpengaruh besar. Apakah itu merupakan ketakutan akan rasa bersalah? kegagalan? atau ditinggalkan? apakah itu emosi depresi? atau kesepian atau terhina?Buat daftarnya. 

    Hal yang unik adalah bahwa kadang hal yang paling kita takutkan bertentangan dengan hal yang paling kita inginkan. Seperti misalnya kita diajak untuk terjun payung. Di satu sisi kita takut akan ketinggian tapi di sisi lain kita tidak ingin ditinggal teman-teman yang lain. Bagaimana cara mengatasinya. Sebenarnya kembali pada cara awal kita melihat sebenarnya apa quotes lama hidupku. Saat kita ingin membuat pegangan baru, gunakan cara yang sama dengan cara kita melihat quotes kita.


TOMAT


Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5

    Hari ini pun sangat subur seperti biasa. Semoga terus tumbuh lebih baik lagi.


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, berbakat, mencintai diri sendiri, bahagia, selalu bermimpi, sopan, disiplin, berbakat, menerima kelebihan dan kekuranganku, berpemikiran terbuka, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Bermimpilah setinggi mungkin, sehingga kita bisa menikmati prosesnya. Teguhka keyakinan. Dan...apa lagi ya? Ah. Kalau kata-kataku agak keterlaluan, aku harus minta maaf.