Saturday, 3 December 2022

HARI 20

     Oh. Aku baru ingat namanya. Untuk kata keyakinan, pegangan hidup dan nilai itu. Namanya adalah prinsip. Jadi prinsip itu yang aku maksud sebagai pegangan kehidupan kita sepanjang hari. Kalau sekarang aku sudah sampai bab yang baru. Temanya tentang peningkatan kehidupan. Dimulai dengan pertanyaan "apa yang membuat kita berbeda dengan orang lain?" 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 10 : KUNCI MENUJU PENINGKATAN HIDUP
Halaman awal hingga terakhir membaca : 289-303

    "Apa yang membuatmu berbeda dengan orang lain?" Jawabannya adalah pengalaman. Kenapa harus pengalaman? Apa yang membuat pengalaman dapat membuat kita berbeda dengan orang lain? Ya, singkatnya karena pengalaman hidup orang-orang itu berbeda satu sama lain. Tentu saja kita akan berbeda dengan yang lain.

    Haha. Tentu saja tidak begitu menerjemahkannya. Pengalaman itu memberi sangat banyak perubahan dalam hidup kita. Seperti saat ada pengalaman anak kecil terjatuh dari sepeda. Ia akan menangis namun tidak berhenti untuk terus bergerak. Membawanya pada prinsip untuk jangan menyerah karena pengalaman naik sepeda itu. Namun dibalik pengalaman pun ada hal lain lagi yang membawa perubahan. 

    Bukan hanya sekedar pengalamannya. Namun bagaimana kita memaknai pengalaman itu. Bagaimana reaksi kita terhadap suatu pengalaman. Seperti kisah anak itu. Ia dapat menjadi orang yang tidak mudah menyerah karena ia memaknai kegagalannya saat naik sepeda itu merupakan ujian untuknya. 

    Lalu apa ada hubungannya dengan bagaimana cara kita dapat berubah karena suatu pengalaman? Ah, sebenarnya bukan kita lah yang menemukan pengalaman tersebut. Jika kita terus menunggu kapan pengalaman datang untuk mengubah kita, itu salah besar. Disini, kita lah yang harus mencari pengalaman itu. Kedatangan pengalaman untuk mengubah kita mempunyai kemungkinan terjadi yang amat kecil. Lebih baik kita segera mencarinya saja daripada menunggu.

    Dimana kita bisa menemukan pengalaman itu? dimana saja. Pengalaman tak selalu harus berwujud kejadian nyata yang dapat kita lihat, dengar, dan sentuh. Pengalaman yang dapat mengubah itu juga datang dari hal-hal imajinatif. Contohnya seperti dongeng, novel, film, puisi, maupun kisah orang lain. Bahkan hanya dengan mengimajinasikan suatu hal saja dapat membuat kita mengalami suatu 'pencerahan'.

    Itu pun masih tergantung pada persepsi kita terhadap pengalaman tersebut. Seperti yang sering aku sebutkan. Ketika kita melihat sesuatu secara buruk kita pun akan mendapatkan pengalaman yang buruk. Sebaliknya jika kita berpresepsi yang baik, bahkan pengalaman terburuk pun akan tetap terlihat baik karenanya.

    Semua pun tergantung pada diri sendiri. Jika ingin berubah, pertama, kondisikan pikiran kita supaya dapat menangkap suatu hal secara sadar.


TOMAT


Jepit Bunga : 17,5 cm

Jepit Biasa : 17 cm

    Ini betulan bertumbuh. Aku seharunya memperhatikan besarnya daun tomat ini setiap pagi. Karena setelah aku bandingkan dengan hari pertama, ini benar-benar berubah. Daunnya pun sudah bertambah banyak. Apa aku sekarang harus merasa sangat-sangat terkejut?


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpiki sebelum bertindak, sabar, percaya diri punya pengendalian diri, tegas, beriman, bahagia, selalu bermimpi, berbakat, mencintai diri sendiri, sopan, disiplin, menerima kelebihan dan kekuranganku, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Hari ini aku punya pertanyaan yang ingin aku tanyakan. Tapi sekarang aku sudah lupa apa yang ingin aku tanyakan. Oke, lanjut saja. Sebenarnya bacaan ini kini hanya mengulang apa yang telah kita baca sebelumnya. Hanya pengaplikasiannya saja yang harus secara kreatif kita gunakan.



No comments:

Post a Comment