Thursday, 1 December 2022

HARI 18

     Hari ini membahas tentang evaluasi selama kami melakukan proyek P5 ini. Siapa diri kita, orang-orang di sekitar kita, keluarga. Lalu membahas tentang hal yang sudah dipelajari dua hari kemarin. Mengenal kepribadian, gaya belajar, apa itu tujuan hidup, dan cita-cita. Menyinggung bahwa banyak dari kami yang belum mengenal diri sendiri, belum mengenal tujuan kami, tidak konsisten dalam mengejar mimpi kami. Sedari itu aku langsung berpikir dalam kepalaku "tidak mungkin! itu bukan aku! astaga aku agak tersinggung kalau dibilang tak punya mimpi." Sebenarnya setelah aku pikir-pikir lagi, itu ada benarnya juga. Maksudku memang kok aku juga sering bermasalah dalam mengendalikan keseriusan mengejar mimpi ini. Dan memang dari yang aku lihat selama ini, masih banyak yang tidak mengerti tentang tujuan P5 ini. Hanya saja, aku bertanya-tanya, kenapa jadi membahas hal itu? Bagaimana dengan mereka yang sudah menjalankan P5 ini dengan sepenuh hati? Apa ada masukan untuk mereka? Hanya berpikir saja. Aku hanya bertanya saja karena memang aku penasaran. Kenapa kita jadi banyak membahas tentang kelemahan-kelemahan ini? 


Judul : GIANT STEPS 
Penulis : Anthony Robbins
Penerbit: PT. Ufuk Publishing House

 

Bab 9 : KOMPAS PRIBADI ANDA
Halaman awal hingga terakhir membaca : 255-272 

    Kali ini kita membahas tentang nilai kehidupan. Apa sih istilahnya untuk 'nilai kehidupan'? Aku lupa bagaimana biasanya itu disebut. Pegangan hidup? Quotes hidup? Pokoknya sesuatu yang kita pegang sebagai nilai terpenting dalam hidup kita yang tak mudah tergoyahkan. Seperti contoh orang-orang sukses yang berpegang pada quotes "Harus bertanggung jawab agar bisa dicintai." Atau quote-quote lain yang biasa kita pakai untuk menjadi bagian dalam karakter kita. 

    Kalian pasti mengerti tentang quotes  kan? Kata-kata yang puitis nan cantik yang sering ditemui di internet. Biasanya kita akan menganggapnya 'relateble' atau mirip dengan diri kita. Itulah yang coba dibahas pada bacaanku kali ini. Hanya saja istilahnya diganti menjadi 'nilai hidup' kita. Mungkin kita juga sering mendengarnya dinamakan keyakinan atau pegangan hidup. Ini adalah salah satu unsur yang membentuk siapa diri kita. 

    Sebenarnya secara tidak sadar pasti kita akan menemukan sendiri 'quotes' itu dalam diri kita. Ini bukan aku saja yang terlalu puitis kan sehingga bisa menemukan nilai-nilai itu dalam hidupku? Baiklah, menurut pengalamanku nilai-nilai dapat berubah, dapat pula bertambah, atau terbuang, atau tergantikan dengan yang baru sebelum....entahlah, mungkin akan menjadi keyakinan kuat yang tak terbantahkan. Seperti orang yang yakin bahwa ia tak perlu mendengar perkataan orang-orang yang membencinya. Kita akan sulit untuk mengubah keyakinannya. Tapi itulah yang membuat kita menghormati karakternya. Itulah yang membuatnya terlihat berbeda dan menarik di mata kita.

    Semua itu bergantung pada bagaimana kita memaknai hidup kita selama ini. Orang yang memaknai hidupnya merupakan suatu kegagalan akan membuat pegangan bahwa semua manusia hanya ingin menjatuhkannya. Atau ia akan membuat keyakinan bahwa sejauh apapun ia berusaha akan selalu gagal. Berbeda dengan orang yang memandang hidupnya adalah suatu perjalanan menuju kesuksesan. Ia akan membuat pegangan bahwa ia akan terus berusaha bagaimanapun caranya agar bisa mencapai impiannya. Bagaimana dengan kita? apa pegangan kita yang membuat diri kita sendiri tidak mudah dipengaruhi orang lain?

    Apakah peru dijelaskan bagaimana membentuk quotes itu? Aku tidak tahu kalau itu sulit. Tapi kalau sesuai kata buku, pertama kita harus melihat apa yang menjadi suatu emosi dan kejadian yang paling kita harapkan atau yang paling membahagiakan. Apakah yang kita ingikan adalah cinta? kebebasan? atau kesuksesan? Lalu kita buat urutan dari yang paling berpengaruh pada kita saat ini, hingga yang tidak terlalu berpengaruh. Kemudian lakukan hal yang sama dengan emosi atau kejadian yang paling kita takutkan terjadi hingga yang tidak berpengaruh pada hingga yang tidak terlalu berpengaruh besar. Apakah itu merupakan ketakutan akan rasa bersalah? kegagalan? atau ditinggalkan? apakah itu emosi depresi? atau kesepian atau terhina?Buat daftarnya. 

    Hal yang unik adalah bahwa kadang hal yang paling kita takutkan bertentangan dengan hal yang paling kita inginkan. Seperti misalnya kita diajak untuk terjun payung. Di satu sisi kita takut akan ketinggian tapi di sisi lain kita tidak ingin ditinggal teman-teman yang lain. Bagaimana cara mengatasinya. Sebenarnya kembali pada cara awal kita melihat sebenarnya apa quotes lama hidupku. Saat kita ingin membuat pegangan baru, gunakan cara yang sama dengan cara kita melihat quotes kita.


TOMAT


Jepit Bunga : 16 cm

Jepit Biasa : 15,5

    Hari ini pun sangat subur seperti biasa. Semoga terus tumbuh lebih baik lagi.


AFIRMASI 

    Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, tegas, berbakat, mencintai diri sendiri, bahagia, selalu bermimpi, sopan, disiplin, berbakat, menerima kelebihan dan kekuranganku, berpemikiran terbuka, menjadi pendengar yang baik, dan tenang menghadapi situasi.


REFLEKSI

    Bermimpilah setinggi mungkin, sehingga kita bisa menikmati prosesnya. Teguhka keyakinan. Dan...apa lagi ya? Ah. Kalau kata-kataku agak keterlaluan, aku harus minta maaf. 



No comments:

Post a Comment