Judul : GIANT STEPS
Penulis : Anthony RobbinsPenerbit: PT. Ufuk Publishing House
Bab 3 : KEKUATAN UNTUK MENCIPTAKAN, KEKUATAN UNTUK MENGHANCURKANHalaman awal hingga terakhir membaca : 63 -79
Di bab ini kita membahas tentang keyakinan. Salah satu unsur yang dapat membuat kita melangkah dengan pasti menuju kesuksesan, tapi juga dapat membawa kita pada jalan yang salah. Semua tentang keyakinan ini tak pernah lepas dari ungkapan di bab-bab sebelumnya. Bukan orang lain yang mempengaruhi kita untuk merasa yakin.
Keyakinan ini pun kita sendiri lah yang memilih. Bukan Kita sendiri yang memilih untuk yakin bumi berbentuk bulat. dan orang-orang yang percaya bumi berbentuk datar pun memilih sendiri jalan mereka untuk percaya pada hal itu. Jika kita meyakini sesuatu, sampai sejauh apapun orang mempengaruhi, kita tak akan mudah terpengaruh. Begitu pun sebaliknya. Jika kita merasa ragu akan sesuatu, hal lain dapat mudah menggoyahkan apa yang kita yakini.
Keyakinan tak terbantahkan tersebut merupakan keyakinan pada tingkat keteguhan hati. Tingkatan tersebut merupakan tingkat paling tinggi dari perasaan yakin. Ketika seseorang merasa bahwa apa yang ia yakini benar, meskipun banyak orang menentangnya, ia tak akan goyah pada keyakinannya. Bahkan dapat membuatnya merasa tersinggung jika ada yang menentangnya. Istilah lainnya yaitu fanatik. keteguhan hati ini dapat membuat seseorang menjadi kuat, namun juga dapat menghancurkannya. Karena sebanyak apapun pendapat rasional yang diutarakan orang lain, ia tak akan mendengarnya.
Di bawah itu merupakan tingkat keyakinan. Yaitu saat dimana seseorang menjadi lebih kuat karena pengalaman. Yang paling bawah yaitu pendapat. Pendapat hanya sesuatu yang kita dengar dari orang lain namun tidak atau belum kita anggap benar. Oleh sebab itu, pendapat dapat mudah digoyahkan dengan pendapat lain yang lebih meyakinkan.
Keyakinan dapat membuat kita mencoba sesuatu. Karena kita yakin bahwa kita dapat melakukannya, kita yakin apa yang kita lakukan benar. Bahkan meski orang lain merasa itu tak masuk akal, tidak realistis. Orang-orang besar di dunia ini hidup dengan memegang keyakinan mereka sendiri yang kadang tak bisa dianggap masuk akal dengan pandangan masyarkat sekitar. Manusia biasa tidak mungkin bisa berlari sejauh satu mil dalam waktu empat menit. Namun Roger Bannister berhasil memecahkan rekor itu karena ia yakin dari awal ia bisa melakukannya.
Ketika seseorang mengatakan "realistislah dalam hidup." mereka tak sepenuhnya benar. Kita perlu untuk terus mengimajinasikan tujuan kita agar kita dapat merasa yakin bahwa kita bisa sampai pada tujuan tersebut. Mereka yang berpikir demikian merupakan orang-orang yang pernah jatuh dan takut untuk jatuh lagi. Padahal dalam proses kita menjadi sukses, kita akan mengalami banyak kegagalan. Ketika kita memilih untuk menjadi sukses, kita tak bisa menghindari kegagalan-kegagalan di depan mata kita. sehingga kita perlu untuk menjadi orang yang visioner dalam melihat dunia. Bukan hanya apa yang sedang terjadi hari ini saja, melainkan apa yang akan terjadi beberapa saat kedepan. Bukan hanya melihat, apa pekerjaan yang cocok untukku, namun juga melihat, bagaimana dengan pekerjaan yang kita pilih, dapat merubah sesuatu.
TOMAT
Jepit Bunga : 14 cm
Jepit Biasa : 13 cm
Apa ya? aku tak punya tanggapan lain untuk tomat hari ini. Tapi mereka masih sehat. terlihat baik-baik saja, subur. Oh ya, apa aku pernah bilang kalau tomat dalam pot dengan jepit biasa, tumbuh lebih lambat dari pohon tomat di sebelahnya? Beberapa yang aku pikirkan adalah bahwa tomat yang berjepit biasa itu tumbuh dengan kondisi lingkungan yang berbeda dengan sebelahnya. Mungkin mendapat air yang lebih sedikit meski perbandingannya tak jauh. Namun kemungkinan seperti itu belum meyakinkanku. Karena bukan aku yang merawatnya hingga hari pembagian bibit. Yang cukup meyakinkan adalah karena sempat tercabut dari tanah sewaktu perjalananku ke rumah, lalu tanaman itu sempat stress. Sehingga tanaman itu butuh adaptasi lebih lama dalam kondisi yang baru.
AFIRMASI
Saya manusia yang memikirkan setiap tindakan, berhati-hati membuat pilihan, menghargai orang lain, berpikir sebelum bertindak, sabar, percaya diri, punya pengendalian diri, beriman, dan tegas.
REFLEKSI
Keyakinan dapat membawa seseorang menuju kesuksesan, tapi juga dapat membuat seseorang menjadi buta pada pendapat orang lain. Kita lah yang memilih menjadi apa yang kita inginkan dalam kondisi apapun.


Duuhhh refleksimu dalem banget.. teruslah menjadi dirimu yang seutuhnya.
ReplyDelete